Demi Sang Anak, Kapten Klub Liga Inggris Ini Enggan Kembali Latihan

Kompas.com - 20/05/2020, 05:03 WIB
Kapten Watford, Troy Deeney, beraksi pada laga kontra Liverpool di Stadion Vicarage Road pada 29 Februari 2020. AFP/JUSTIN TALLISKapten Watford, Troy Deeney, beraksi pada laga kontra Liverpool di Stadion Vicarage Road pada 29 Februari 2020.

KOMPAS.com - Kapten Watford, Troy Deeney, menjadi pemain Liga Inggris pertama yang menolak melanjutkan latihan. Menurutnya, komunitas BAME (orang kulit hitam, Asia, dan etnis campuran lain) di Inggris lebih rentan terpapar virus corona.

Klub-klub Liga Inggris telah setuju untuk kembali latihan grup kecil mulai pada Selasa (19/5/2020) sebagai fase pertama Liga Inggris kembali setelah dua bulan absen.

Ke-20 klub Premier League sepakat kembali latihan grup kecil dengan target memulai latihan kontak penuh pada 26 Mei dan memulai kembali Liga Inggris paling cepat pada 12 Juni.

Namun, Troy Deeney mengutarakan bahwa ia enggan latihan setelah gagal mendapatkan jaminan yang diperlukan pada pertemuan virtual dengan asosiasi pemain profesional dan otoritas kesehatan Premier League pada pekan kemarin.

Baca juga: Melirik Pemilik Tottenham, Salah Satu Sosok Misterius di Liga Inggris

"Saya telah bilang tak ingin kembali latihan," ujar Troy Deany di acara YouTube Talk the Talk seperti dikutip dari Evening Standard.

"Pada pertemuan tersebut saya bertanya hal sangat sederhana. Komunitas BAME empat kali lebih mungkin menerima penyakit ini dan dua kali lebih mungkin menerima penyakit jangka panjang. Apakah ada pemantauan lebih lanjut untuk melihat apakah seseorang punya problem lain?" tutur bomber yang telah satu dekade mengabdi untuk kubu The Hornets tersebut.

"Saya pikir hal ini perlu dibicarakan. Saya tak bisa memotong rambut hingga pertengahan Juli tetapi kini bisa beradu sundulan di tengah kotak penalti bersama 19 orang lain? Saya tak mengerti cara kerja itu."

"Tak ada yang bisa memberikan jawaban, bukan karena mereka tak ingin tetapi karena informasinya tidak ada," lanjut pemain berusia 31 tahun ini.

"Jika tidak ada informasi itu, kenapa saya harus merisikokan diri sendiri?"

Baca juga: Liverpool Bisa Rayakan Gelar Juara Liga Inggris, asal...

Troy Deeney pun mengatakan bahwa ia enggan kembali latihan demi melindungi sang buah hati.

"Hanya perlu satu orang untuk terinfeksi. Saya tak ingin membawa penyakit itu ke rumahh, anak saya berusia 5 bulan dan ia punya kesulitan bernafas," tuturnya lagi.

Ia tak ingin membahayakan anaknya tersebut sembari mengatakan bahwa dirinya bakal pulang ke rumah dengan pakaian kotor yang ia pakai latihan dan takut baju tersebut bercampur dengan baju-baju anak serta istrinya di rumah.

"Saya telah kehilangan ayah, nenek, kakek saya... saya kehilangan hampir semua orang yang saya sayangi. Jadi, bagi saya, ini lebih penting ketimbang mendapat pemasukan," ujar Deeney menutup.

PFA, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris, mengutarakan bahwa para pemain yang kurang nyaman untuk kembali merumput tidak bakal dikenai denda atau melihat gaji mereka ditahan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X