Pemain Liga Inggris Terancam Tak Digaji jika Tolak Main dan Latihan

Kompas.com - 18/05/2020, 13:20 WIB
Para pemain Setan Merah merayakan gol yang dicetak Anthony Martial pada laga Chelsea vs Man United di Liga Inggris, 18 Februari 2020. AFP/GETTY IMAGES/MIKE HEWITTPara pemain Setan Merah merayakan gol yang dicetak Anthony Martial pada laga Chelsea vs Man United di Liga Inggris, 18 Februari 2020.

KOMPAS.com - Pemain Liga Inggris yang menolak bermain dan menjalani latihan menjelang kompetisi kembali bergulir terancam tidak mendapat gaji.

Hal itu diungkap salah satu pemilik klub peserta Liga Inggris kepada Sky Sports.

Liga Inggris yang sudah ditunda sejak pertengahan Maret kemungkinan akan dilanjutkan paling lambat 12 Juni 2020.

Kemungkinan itu tidak lepas dari kesepakatan 20 tim peserta Liga Inggris yang dibuat akhir April lalu untuk menyelesaikan kompetisi.

Sejak kesepakatan itu diumumkan, progres kelanjutan Liga Inggris terus mengalami kemajuan.

Premier League sudah merilis dokumen panduan yang harus ditaati semua tim ketika nanti mengadakan latihan terbuka di fasilitas masing-masing.

Dokumen itu disebut Project Restart.

Pemain dilarang meludah saat latihan hingga aturan parkir mobil adalah dua contoh poin yang tertulis di dalam Project Restart.

Baca juga: Mayoritas Pemain Liga Inggris Masih Khawatir Merumput Lagi

Usaha Premier League dan komitmen 20 tim peserta untuk menyelesaikan kompetisi musim ini disambut positif oleh Pemerintah Inggris.

Pemerintah Inggris awal pekan lalu sudah memberi lampu hijau untuk Premier League memulai lagi kompetisi awal Juni.

Halaman:


Sumber Sky Sports
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X