Lebih Dulu Berlanjut Kembali, Bundesliga Menang Banyak

Kompas.com - 18/05/2020, 12:52 WIB
Pemain depan Hertha, Bosnia-Herzegovinian, Vedad Ibisevic (kiri) dan rekan satu timnya merayakan kemenangan 1-0 saat pemain belakang Hoffenheim, Stefan Posch, terlihat pada pertandingan sepakbola Bundesliga divisi pertama Jerman TSG 1899 Hoffenheim v Hertha Berlin pada 16 Mei 2020 di Sinsheim, Jerman barat daya saat musim dimulai kembali setelah dua bulan absen karena pandemi coronavirus novel COVID-19. AFP/THOMAS KIENZLEPemain depan Hertha, Bosnia-Herzegovinian, Vedad Ibisevic (kiri) dan rekan satu timnya merayakan kemenangan 1-0 saat pemain belakang Hoffenheim, Stefan Posch, terlihat pada pertandingan sepakbola Bundesliga divisi pertama Jerman TSG 1899 Hoffenheim v Hertha Berlin pada 16 Mei 2020 di Sinsheim, Jerman barat daya saat musim dimulai kembali setelah dua bulan absen karena pandemi coronavirus novel COVID-19.

BERLIN, KOMPAS.com - Bundesliga lebih dahulu berlanjut kembali ketimbang rerata perhelatan liga-liga sepak bola di Eropa.

Tercatat, Liga Jerman itu bergulir di stadion tanpa disaksikan penonton mulai Sabtu (16/5/2020).

Baca juga: Bundesliga, Link Live Streaming Liga Jerman Malam Ini

Protokol ketat pemberantasan pandemi corona memang dilaksanakan pada laga-laga Liga Jerman.

Neven Subotic seusai laga Borussia Dortmund vs Union Berlin di Stadion Signal Iduna Park, 1 Januari 2020.AFP/FIRO SPORTPHOTO/RALF IBING Neven Subotic seusai laga Borussia Dortmund vs Union Berlin di Stadion Signal Iduna Park, 1 Januari 2020.

Selain tidak disaksikan langsung penonton, peraturan menjaga jarak antarpemain juga diterapkan.

Tak ada lagi salaman atau pelukan antar-pemain.

Para ball boy membersihkan bola jelang laga Borussia Dortmund vs Schalke pada 16 Mei 2020.AFP/MARTIN MEISSNER Para ball boy membersihkan bola jelang laga Borussia Dortmund vs Schalke pada 16 Mei 2020.

Sebagai ganti, saat merayakan gol, para pemain hanya saling menyentuhkan siku.

Lantaran tak ada penonton langsung, Liga Jerman disiarkan meluas melalui stasiun televisi dan platform digital lainnya.

Hasilnya, meski terkesan kehilangan jiwa, Bundesliga tetap menang banyak ketimbang liga-liga yang masih tertunda.

Pemain depan Wolfsburg, Daniel Ginczek (kiri) dari Jerman merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Bundesliga divisi satu Jerman FC Augsburg v VLL Wolfsburg pada 16 Mei 2020 di Augsburg, Jerman selatan, saat musim dilanjutkan setelah dua bulan tidak ada karena pandemi coronavirus COVID-19 novel.AFP/TOBIAS HASE Pemain depan Wolfsburg, Daniel Ginczek (kiri) dari Jerman merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Bundesliga divisi satu Jerman FC Augsburg v VLL Wolfsburg pada 16 Mei 2020 di Augsburg, Jerman selatan, saat musim dilanjutkan setelah dua bulan tidak ada karena pandemi coronavirus COVID-19 novel.

Kemenangan itu diraih Liga Jerman dari total jumlah pemirsa.

Jajak pendapat dari media lokal Jerman, ARD, pada Minggu (17/5/2020), menunjukkan, termutakhir, rata-rata jumlah penonton Liga Jerman per laga adalah 42.000 pemirsa.

Striker Rb Leipzig, Timo Werner (kiri) dibayangi oleh bek Freiburg, Manuel Gulde (kanan). Laga RB Leipzig vs Freiburg pada lanjutan pekan ke-26 Bundesliga dihelat di Stadion Red Bull Arena, Sabtu (16/5/2020). AFP/JAN WOITAS Striker Rb Leipzig, Timo Werner (kiri) dibayangi oleh bek Freiburg, Manuel Gulde (kanan). Laga RB Leipzig vs Freiburg pada lanjutan pekan ke-26 Bundesliga dihelat di Stadion Red Bull Arena, Sabtu (16/5/2020).

"Jumlah ini berselisih 7.000 pemirsa lebih banyak bila dibandingkan dengan rata-rata penonton Liga Inggris," kata hasil jajak pendapat itu.

Kendati demikian, Liga Jerman tetap mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kepentingan lantaran masih banyak yang khawatir masih tingginya angka terinfeksi corona di Jerman.

Seorang kru televisi diperiksa temperaturnya saat hendak memasuki stadion Signal Iduna Park untuk meliput laga Borussia Dortmund vs Schalke pada 16 Mei 2020.AFP/MARTIN MEISSNER Seorang kru televisi diperiksa temperaturnya saat hendak memasuki stadion Signal Iduna Park untuk meliput laga Borussia Dortmund vs Schalke pada 16 Mei 2020.

Mereka tetap mengingatkan agar protokol pemberantasan penularan corona tetap dilaksanakan dengan disiplin tinggi.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X