Alasan Fadil Sausu Pakai Nomor Punggung 14, Terinspirasi Legenda Real Madrid

Kompas.com - 17/05/2020, 22:20 WIB
Kapten Bali United, Fadil Sausu, mendapat penjagaan dari para pemain Persela. Dok. Twitter Bali UnitedKapten Bali United, Fadil Sausu, mendapat penjagaan dari para pemain Persela.

KOMPAS.com - Gelandang Bali United, Fadil Sausu, mengungkapkan alasan selalu memakai nomor punggung 14.

Dalam sesi live Instagram bersama tim media Bali United, beberapa waktu lalu, dia mengaku menyukai nomor 14 karena terinspirasi salah satu pemain legendaris Real Madrid, Guti Hernandez.

Sama seperti Fadil Sausu, Guti juga bermain sebagai gelandang. Mantan pesepak bola asal Spanyol itu pun menggunakan nomor punggung 14 saat berseragam Real Madrid.

"Saya ngefans dengan dia (Guti). Makanya sejak bermain bola, mau di mana pun saya tetap pakai nomor punggung 14," ucap Fadil, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Baca juga: Fadil Sausu Beberkan Rahasia Tendangan Bebas Miliknya

Gelandang Real Madrid, Guti Hernandez, merayakan gol yang dia cetak ke gawang Villarreal dalam laga Liga Spanyol di Stadion El Madrigal, Villarreal, pada 2 September 2007.JOSE JORDAN/AFP Gelandang Real Madrid, Guti Hernandez, merayakan gol yang dia cetak ke gawang Villarreal dalam laga Liga Spanyol di Stadion El Madrigal, Villarreal, pada 2 September 2007.

Melansir dari laman resmi Real Madrid, Guti masuk dalam sederet nama legenda klub berjuluk Los Blancos itu karena kesetiaannya.

Dia membela skuad utama Real Madrid sejak musim 1995-1996 hingga 2009-2010.

Artinya, Guti telah mengabdi untuk Los Blancos selama 15 musim.

Selain karena kesetiaannya, Guti juga dinilai memiliki kemampuan gemilang. Dia bahkan bisa beradaptasi di sejumlah posisi.

Saat tampil di bawah asuhan Vicente del Bosque, Guti bermain sebagai penyerang tengah dan mampu mencetak 14 gol.

Baca juga: Sejarah La Liga Hari Ini, Hattrick Tak Terlupakan Guti bersama Real Madrid

Selama bermain untuk klub yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu itu, Guti berhasil mempersembahkan 15 gelar bergengsi.

Beberapa gelar di antaranya adalah tiga kali juara Liga Champions, lima Liga Spanyol, empat Piala Super Spanyol, dan satu Piala Super Eropa.

Baca juga: Saat Mike Tyson Gertak Michael Jordan hingga Terdiam Ketakutan di Pesta

Kariernya di Real Madrid berakhir pada musim 2010-2011, ketika dia memilih hengkang ke salah satu klub perserta Liga Turki, Besiktas.

Kala itu, dia hanya bermain selama satu musim sebelum memutuskan pensiun pada November 2011.

Kendati memiliki waktu yang terbilang singkat, Guti berhasil mempersembahkan satu trofi untuk Besiktas.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X