Hanif Sjahbandi Berbagi Cerita Pengalaman Berlatih di Man United

Kompas.com - 17/05/2020, 10:20 WIB
Pemain Arema FC Hanif Sjahbandi sedang diskusi dengan pemain Persebaya Surabaya, Nasir. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Arema FC Hanif Sjahbandi sedang diskusi dengan pemain Persebaya Surabaya, Nasir.

MALANG, KOMPAS.com - Gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi, menceritakan pengalamannya ketika mengikuti program soccer school di salah satu tim raksasa Liga Inggris, Manchester United.

Pemain jebolan Diklat Persib Bandung itu membeberkan bahwa proses mengikuti soccer school tersebut tidaklah mudah.

Baca juga: Awali Karier Di Persib, Hanif Sjahbandi Ingin Kembali pada Suatu Saat Nanti

Hanif Sjahbandi mengikuti program tersebut pada 2009 lalu saat usianya baru berusia 12 tahun.

Untuk bisa mencicipi langsung suasana latihan di Manchester United, dia mengaku harus mengikuti proses seleksi yang cukup panjang sampai akhirnya bisa mewakili Indonesia di program tersebut.

"Jadi kalau enggak salah itu pada tahun 2009 lalu, ketika saya mengikuti program di MU," kata Hanif di channel Youtube Hamka Story 23.

"Jadi itu semacam program soccer school atau seperti summer camp yang dilakukan saat libur sekolah. Waktu itu orang tua saya mendaftarkan program itu untuk mengisi waktu liburan."

"Untuk lolos mengikuti program itu, kami diseleksi dari ratusan pemain yang akan ikut program itu, kemudian diambil satu yang terbaik untuk mengikuti program soccer school dan kebetulan saya lolos waktu itu," ucap pemain kelahiran Bandung, 7 April 1997 itu.

Berada di training camp Man United selama satu bulan, Hanif Sjahbandi menuturkan bahwa hal tersebut merupakan pengalaman berharga dalam hidupnya.

 

Dia menyebut program tersebut mengasah pengetahuan dan keterampilannya dalam mengolah si kulit bundar.

Baca juga: Bursa Transfer, Arema FC Tunggu Hanif Sjahbandi Pulang Umrah untuk Perpanjang Kontrak

Mantan pemain Pelita Bandung Raya dan Persiba Balikpapan itu pun mengikuti jejak legenda Manchester United, David Beckham, yang juga meniti kariernya dari program soccer school.

"Ketika saya lihat nama-nama pemain yang menjadi juara di program itu dan tertulis di piala yang berbentuk pirangan, saya baca, salah satu pemain dunia yang pernah ikut program itu adalah David Beckham," kata Hanif.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kamaru Usman Vs Conor McGregor Bisa Jadi Pembuktian Siapa Petarung Terbaik di UFC

Kamaru Usman Vs Conor McGregor Bisa Jadi Pembuktian Siapa Petarung Terbaik di UFC

Sports
Justin Gaethje dan Khabib Nurmagomedov Bisa Jadi Lawan Conor McGregor Sebelum Akhir 2020

Justin Gaethje dan Khabib Nurmagomedov Bisa Jadi Lawan Conor McGregor Sebelum Akhir 2020

Sports
Hak Klub Dicairkan, Persipura Langsung Salurkan Donasi untuk Penanganan Covid-19

Hak Klub Dicairkan, Persipura Langsung Salurkan Donasi untuk Penanganan Covid-19

Liga Indonesia
Umuh Muchtar Berharap ada Jalan Terbaik Terkait Nasib Liga 1 2020

Umuh Muchtar Berharap ada Jalan Terbaik Terkait Nasib Liga 1 2020

Liga Indonesia
BWF Longgarkan Regulasi bagi Pebulu Tangkis Top Terkait 12 Turnamen dalam Setahun

BWF Longgarkan Regulasi bagi Pebulu Tangkis Top Terkait 12 Turnamen dalam Setahun

Badminton
Kisah Pebulu Tangkis Inggris yang Bangkit Usai Kehilangan Rambut

Kisah Pebulu Tangkis Inggris yang Bangkit Usai Kehilangan Rambut

Badminton
Logo Shopee Hilang, Bukan Berarti Kerja Sama dengan Liga 1 Putus

Logo Shopee Hilang, Bukan Berarti Kerja Sama dengan Liga 1 Putus

Liga Indonesia
Jika Conor McGregor Superman, Khabib Nurmagomedov adalah Kryptonite-nya

Jika Conor McGregor Superman, Khabib Nurmagomedov adalah Kryptonite-nya

Sports
Persebaya Berharap PSSI Segera Ambil Keputusan soal Nasib Kompetisi Liga 1 2020

Persebaya Berharap PSSI Segera Ambil Keputusan soal Nasib Kompetisi Liga 1 2020

Liga Indonesia
Pandemi Corona, AFC Luncurkan Kampanye Kepedulian

Pandemi Corona, AFC Luncurkan Kampanye Kepedulian

Internasional
5 Hal Menarik dari WWE di Tengah Pandemi Covid-19

5 Hal Menarik dari WWE di Tengah Pandemi Covid-19

Liga Indonesia
Perihal Kelanjutan Liga 1 2020, Begini Tanggapan CEO Persik

Perihal Kelanjutan Liga 1 2020, Begini Tanggapan CEO Persik

Liga Indonesia
2 Hal yang Jadi Sumber Kehancuran Karier Mike Tyson

2 Hal yang Jadi Sumber Kehancuran Karier Mike Tyson

Sports
Persija Jakarta Ingin Liga 1 Kembali Bergulir Asal Situasi Kondusif

Persija Jakarta Ingin Liga 1 Kembali Bergulir Asal Situasi Kondusif

Liga Indonesia
Duel Ketiga, Tyson Fury Percaya Deontay Wilder Akan Lebih Berbahaya

Duel Ketiga, Tyson Fury Percaya Deontay Wilder Akan Lebih Berbahaya

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X