Jika Satu Pemain Liga Inggris Positif Virus Corona, Satu Skuad Karantina

Kompas.com - 16/05/2020, 12:30 WIB
Frank Lampard bersama para pemain Chelsea seusai menang atas Arsenal pada pekan ke-20 Liga Inggris 2019-2020. AFP/IAN KINGTONFrank Lampard bersama para pemain Chelsea seusai menang atas Arsenal pada pekan ke-20 Liga Inggris 2019-2020.

KOMPAS.com - Jika Premier League mengikuti panduan kesehatan dari otoritas kesehatan Inggris, langkah pencegahan dan penanganan pemain yang positif terkena Covid-19 akan sangat tegas.

Klub-klub Liga Inggris berencana kembali latihan berkelompok pada pekan depan sebagai bagian dari roadmap untuk memulai kembali musim pada 12 Juni 2020.

Premier League sejauh ini enggan berkomentar terhadap detail dari protokol kesehatan yang mereka bagikan kepada setiap klub peserta.

Namun, otoritas kasta tertinggi Liga Inggris itu telah mengutarakan kepada Guardian bahwa mereka mengikuti panduan dari Public Health England, otoritas kesehatan umum Inggris.

Baca juga: Tottenham Vs Man United, Calon Partai Perdana Kembalinya Liga Inggris

Hal ini berarti bahwa seorang pemain yang terdeteksi positif Covid-19 harus menjalani periode isolasi diri selama tujuh hari.

Sementara, mereka yang melakukan kontak dengan orang tersebut harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Protokol medis ini dikatakan menimbulkan reaksi dari para manajer Liga Inggris.

Beberapa klub dilaporkan ingin menunggu protokol seperti apa yang bakal diterapkan sebelum melakukan tes ke para pemain mereka.

Karantina massal diyakini menjadi langkah mundur bagi kembalinya sepak bola di negeri Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Mayoritas Pemain Liga Inggris Siap Merumput Lagi, tetapi...

Apalagi, klub-klub menyatakan perlu waktu dua minggu latihan intensif sebelum pertandingan dapat kembali bergulir.

Hal ini menimbulkan masalah apabila ada klub dengan pemain positif Covid-19 karena persiapan kubu tersebut akan terhapus sama sekali dibanding dekan-rekan mereka.

Premier League ingin mengikuti langkah Bundesliga untuk memulai kembali kompetisi elite 2019-2020.

Liga Jerman akan kembali bergulir pada akhir pekan ini dengan klub-klub mengikuti imbauan otoritas kesehatan setempat.

Di Jerman, hanya pemain terdeteksi positif Covid-19 yang akan menjalani karantina mandiri.

Alhasil, pendekatan Liga Inggris akan menyerupai Liga Italia di mana seluruh skuad akan karantina mandiri jika ada satu pemain positif Covid-19.

Hal ini menimbulkan reaksi dari Ketua Komite Olimpiade Italia (CONI), Giovani Malago.

"Aktivitas klub berisiko terhenti lagi jika ada satu orang yang dinyatakan positif dan seluruh skuad harus diisolasi sehingga membuat semua usaha terasa sia-sia," kata Malago.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.