Kompas.com - 15/05/2020, 20:45 WIB
Jaino Matos akan menjadi head of performance Borneo FC dan membantu pelatih Iwan Setiawan pada Liga 1 musim 2018. Kompas.com/Jalu W WirajatiJaino Matos akan menjadi head of performance Borneo FC dan membantu pelatih Iwan Setiawan pada Liga 1 musim 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah tujuh tahun berkecimpung di dunia pengembangan usia dini di Indonesia, pelatih asal Brasil, Jaino Matos, menyimpulkan salah satu kendala utama mengapa sepak bola Tanah Air terus tertinggal dari negara-negara lain.

Pelatih yang pernah menangani pengembangan usia dini di timnas Indonesia, Persib Bandung, Borneo FC, hingga Perseru Badak Lampung FC tersebut mengatakan, pemain-pemain Indonesia sangat gemar bercanda.

Bercanda yang dimaksud adalah bercanda yang melampaui batas sehingga membuat mental dan dedikasi pemain menjadi bermasalah.

"Budaya banyak bercanda dan banyak iseng, baik di timnas maupun di mana saja. Mungkin itu menjadi budaya, tetapi harus kita hapus," kata pelatih kepala termuda pada tahun 2009 di Liga Super Malaysia bersama Penang FA itu.

Baca juga: Kesempatan Timnas Indonesia Hadapi Luiz Felipe Scolari Batal Terwujud

Bahkan, dia pernah melakukan riset, dari satu tim yang berisi 25 pemain, rata-rata hanya 5 pemain menunjukkan kesungguhan yang maksimal. Hasil riset tersebut tentu membuatnya miris sekaligus geram.

Jaino Matos sendiri tidak pernah melarang anak asuhnya bercanda untuk mencairkan suasana. Namun, dia menegaskan pemain harus tahu waktu kapan serius dan bercanda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada satu tim tahun lalu baru kalah 4-1 di tandang, keesokan harinya semua terlihat tertawa, semua iseng, semua ambil-ambil foto saat akan berangkat ke Bali," ucap pelatih kelahiran 27 Oktober 1979 itu.

"Rasa tanggung jawab di hati perlu ditinggkatkan. Rasanya tidak ada perbedaan ketika kalah maupun menang di hati mereka," katanya.

Jaino Matos melanjutkan, masalah karakter ini hanya bisa dibentuk saat pendidikan usia dini karena ketika sudah dewasa karakter yang terbentuk mustahil untuk diubah.

Karena itu, dia berharap masalah ini mendpaatkan perhatian lebih agar talenta muda Indonesia tidak terbuang secara sia-sia.

Baca juga: Jadwal Drawing Piala Asia U16, Timnas Indonesia Jadi Wakil Tunggal ASEAN

"Kita tidak akan pernah lelah untuk mengakui bahwa potensi sepak bola Indonesia sangatlah besar. Namun, ada midset yang harus direset, terutama sikap, keseriusan, kesungguhan, hal-hal seperti itu harus diubah," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Liga Indonesia
3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Sports
Link Live Streaming PSG Vs Club Brugge, Messi dkk Main Pukul 00.45 WIB

Link Live Streaming PSG Vs Club Brugge, Messi dkk Main Pukul 00.45 WIB

Liga Champions
Real Madrid Vs Inter Milan, Si Putih Diminta Tak Ragu 'Jinakkan' Ular Raksasa

Real Madrid Vs Inter Milan, Si Putih Diminta Tak Ragu "Jinakkan" Ular Raksasa

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Malam Ini Milan Vs Liverpool

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Malam Ini Milan Vs Liverpool

Liga Champions
Hasil PSS Vs Persipura 1-1, Gol Sang Mantan Buyarkan Kemenangan Super Elja

Hasil PSS Vs Persipura 1-1, Gol Sang Mantan Buyarkan Kemenangan Super Elja

Liga Indonesia
Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Sports
AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Liga Indonesia
Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liga Champions
Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Sports
HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Liga Champions
Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Liga Champions
AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.