Klopp dan Guardiola Beda Pendapat soal Kelanjutan Liga Inggris

Kompas.com - 15/05/2020, 08:40 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi instruksi kepada para pemainnya pada pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019. AFP/IAN KINGTONPelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi instruksi kepada para pemainnya pada pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Juergen Klopp dan Pep Guardiola dikabarkan memiliki pandangan yang berbeda perihal kelanjutan Premier League musim 2019-2020.

Seperti diketahui, klub-klub peserta Premier League (kasta teratas Liga Inggris) sudah melakukan pertemuan virtual selama lima jam pada Senin (11/5/2020).

Mereka telah mencapai kesepakatan untuk memulai kembali kompetisi pada pertengahan Juni 2020.

Kesepakatan tersebut dibuat menyusul izin Pemerintah Inggris yang mengizinkan semua olahraga termasuk sepak bola bisa kembali berlanjut secara tertutup atau tanpa penonton.

Baca juga: Ini Timeline Liga Inggris Dimulai Lagi Menurut Project Restart

"Pemerintah mengizinkan pertandingan sepak bola kembali dilanjutkan pada Juni 2020," kata Sekretaris Negara Bidang Kebudayaan, Media, dan Olahraga, Oliver Dowden.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang kami serahkan semuanya kepada otoritas sepak bola untuk menyusun rencana detailnya."

Namun, sebagaimana dikutip dari The Express, dua pelatih klub teratas Premier League, Juergen Klopp (Liverpool) dan Pep Guardiola (Manchester City), memiliki perbedaan pendapat soal kelanjutan kompetisi.

Juergen Klopp bersama dengan Carlo Ancelotti (Everton) dan Jose Mourinho (Tottenham) setuju dengan keputusan untuk melanjutkan kompetisi saat situasi aman.

Klopp menilai bulan Juni 2020 adalah waktu yang tepat untuk memainkan kembali sisa pertandingan seiring dengan lampu hijau yang diberikan oleh pemerintah setempat.

Akan tetapi, Pep Guardiola dilaporkan memiliki pendapat yang berbeda dan menegaskan tidak ingin terburu-buru memulai kembali kompetisi Liga Inggris.

Guardiola bersama Frank Lampard (Chelsea), Nigel Pearson (Watford), dan Graham Potter (Brighton), sedianya juga setuju dengan rencana kelanjutan kompetisi bulan depan.

Hanya saja, mereka menyarankan pihak liga harus benar-benar menjamin aspek keselamatan dan kesehatan para pemain serta ofisial.

Baca juga: Karena Alasan Ini, Pelatih Ragu Liga Inggris Bisa Dimulai pada 12 Juni

Adapun Liga Inggris telah memasuki pekan ke-29 sebelum ditangguhkan akibat virus corona. 

Liverpool memuncaki klasemen Liga Inggris dengan koleksi 82 poin.

Disusul Manchester City yang berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 57 poin. 

Premier League berencana menggulir kembali kompetisi pada pekan kedua Juni 2020 setelah dua bulan ditangguhkan akibat pandemi virus corona.

Klub-klub diharapkan bisa kembali latihan pada 18 Mei 2020.

Rencana ini tergabung ke skema " Project Restart", yakni strategi yang disusun oleh Direktur Sepak Bola Premier League, Richard Garlick, demi memulai kembali kompetisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.