Legenda Timnas Indonesia Sebut Satu Cara Selamatkan Talenta Muda Tanah Air

Kompas.com - 13/05/2020, 20:45 WIB
Pemain timnas Indonesia U-19, merayakan kemenangan setelah melawan timnas Korea Utara U-19 pada laga babak kualifikasi grup K Piala Asia U-19 2020 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019). Timnas U-19 Indonesia sukses mengunci satu tiket ke putaran final Piala Asia U-19 2020. Timnas Indonesia dan Korea Utara mengakhiri laga dengan skor 1-1. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemain timnas Indonesia U-19, merayakan kemenangan setelah melawan timnas Korea Utara U-19 pada laga babak kualifikasi grup K Piala Asia U-19 2020 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019). Timnas U-19 Indonesia sukses mengunci satu tiket ke putaran final Piala Asia U-19 2020. Timnas Indonesia dan Korea Utara mengakhiri laga dengan skor 1-1.

KOMPAS.com - Legenda tim nasional Indonesia, Ferril Raymond Hattu, menyebut satu cara memperbaiki sepak bola nasional, termasuk menyelamatkan talenta muda Tanah Air.

Menurut Ferril, hal itu bisa tercapai jika PSSI selaku induk sepak bola Indonesia mau menjaga kesolidan.

Melansir dari Antara News, Rabu (13/5/2020), Ferril menyebut bahwa salah satu indikator kesolidan itu adalah terjalinnya hubungan baik antar-petinggi PSSI, terutama antara ketua umum dan wakil ketua umum.

Pendapat itu ia ungkapkan setelah mendengar isu soal keretakan hubungan antara Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI dan wakilnya, Cucu Soemantri.

Mantan kapten timnas Indonesia saat merengkuh medali emas SEA Games 1991 itu khawatir isu perpecahan dalam tubuh PSSI bisa mengganggu kepentingan dan prestasi sepak bola nasional.

Baca juga: Soal Dugaan Nepotisme, Ini Penjelasan Plt Sekjen PSSI

Dengan demikian, dia meminta Iriawan dan Cucu untuk fokus kepada tanggung jawab besar yang sedang diemban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya mengikuti perkembangannya dari media. Menurut saya keduanya mesti kembali ke tujuan awal mereka, yakni memperbaiki sepak bola Indonesia," ucap Ferril dikutip dari Antara News.

Di sisi lain, dia tidak memungkiri bahwa mengurus sepak bola Indonesia bukan perkara mudah.

Namun, Ferril meyakini bahwa dengan kembali bergandeng tangan dan bahu-membahu, Iwan dan Cucu bisa menghalangi pihak-pihak yang disebut ingin merusak sepak bola Tanah Air.

Baca juga: Shin Tae-yong Pantau Garuda Select untuk Skuad Timnas U19 Indonesia

Bukan hanya membuat sepak bola Indonesia menjadi lebih baik, langkah itu juga dipercaya mampu menyelamatkan talenta muda Tanah Air.

Mengingat, banyak pihak, terutama pemuda Indonesia yang menggantungkan hidup dan masa depan di industri sepak bola.

Ketidakharmonisan di internal PSSI dinilai bisa mengganggu perjalanan para pemuda Indonesia menuju cita-cita mulia, mengibarkan Bendera Merah Putih melalui sepak bola.

"Ada jutaan anak muda di masing-masing level umur, yang menggantungkan harapan lewat sepak bola," kata Ferril.

"Menyehatkan sepak bola bisa menyelamatkan jutaan talenta ini," imbuh dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.