Tolak Liga Inggris Bergulir Kembali, Danny Rose: Saya Tidak Peduli dengan Moral Bangsa

Kompas.com - 13/05/2020, 04:20 WIB
Danny Rose menghalau bola yang coba diarahkan kepada Pierre-Emerick Aubameyang pada pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur dalam babak perempat final Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, 19 Desember 2018. AFP/BEN STANSALLDanny Rose menghalau bola yang coba diarahkan kepada Pierre-Emerick Aubameyang pada pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur dalam babak perempat final Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, 19 Desember 2018.

KOMPAS.com - Fullback Tottenham Hotspur yang kini tengah dipinjamkan ke Newcastle United, Danny Rose, angkat bicara terkait kompetisi Premier League Inggris yang kembali bergulir.

Dalam sebuah obrolan Instagram langsung dengan penyanyi - penulis lagu Inggris, Don-E, dikutip dari ESPN, Danny Rose mengatakan bahwa ia mengecam keras pemerintah Inggris yang mengizinkan aktivitas olahraga profesional kembali bergulir.

Danny Rose  tidak setuju terhadap keputusan pemerintah yang memberikan izin untuk melanjutkan kompetisi Liga Inggris pada 1 Juni mendatang.

Menurutnya, situasi saat ini masih berbahaya dan belum aman mengingat belum adanya penurunan signifikan dalam kasus virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Liga Inggris Resmi Dimulai Lagi Juni 2020, Tanpa Penonton

"Pemerintah mengatakan bahwa kami para pemain yang membawa kembali sepak bola akan meningkatkan moral bangsa," kata Danny Rose sebagaimana dikutip dari ESPN.

Bahkan fullback asal Inggris menegaskan, dirinta tidak peduli mengenai moral bangsa karena kesehatan masyarakat jauh lebih penting.

"Saya tidak peduli dengan moral bangsa. Kehidupan orang-orang dalam bahaya," ucap Rose.

"Sepak bola bahkan seharusnya tidak boleh dibicarakan terkait kapan harus kembali sampai jumlah kasus virus corona menurun secara drastis," tambahnya.

Kekhawatiran Danny Rose mengenai kembali kompetisi Premier League, kasta teratas Liga Inggris, sangat wajar.

Sebab, Inggris menjadi negara dengan kasus virus corona tertinggi kedua di Eropa, setelah Rusia.

Hingga Selasa (12/5/2020) waktu Inggris, Pusat Sistem Sains dan Teknik Johns Hopkins University, Amerika Serikat, mencatat, terdapat 227.735 kasus corona di Inggris dengan angka kematian mencapai 32.765 kasus.

Menyadari masih tingginya kasus virus corona di negaranya, Danny Rose masih tidak percaya bahwa kompetisi akan dilanjutkan.

Rose mengatakan, ia akan menjalani tes virus corona pada Jumat mendatang.

Baca juga: Resmi, Liga Inggris Dapat Izin Kembali Bergulir pada 1 Juni 2020

"Sulit dipercaya. Kita lihat saja nanti. Saya seharusnya akan menjalani tes pada Jumat, jadi kita harus menunggu dan melihat hasilnya," ucapnya.

"Saya sedih, orang-orang jatuh sakit dan terkena dampaknya, tapi sepak bola seharusnya menjadi hal terakhir yang perlu dipikirkan," tutur dia lagi.

Diketahui sebelumnya, Laga Premier League resmi mendapat lampu hijau untuk dimulai pada Juni 2020, setelah mendapat izin dari otoritas setempat.

Perhelatan ini digelar di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Izin kelanjutan Liga Inggris itu tercantum dalam dokumen berjudul "Our Plan to Rebuild: The UK Government's COVID-19 Recovery Strategy".

Meski sudah direstui, pertandingan Liga Inggris tetap harus berlangsung secara tertutup dan tanpa penonton demi mencegah risiko terjadinya kontak fisik.



Sumber ESPN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X