Rabiot Belum Kembali ke Italia karena Protes Gaji Dipotong Juventus?

Kompas.com - 12/05/2020, 20:00 WIB
Gelandang baru Juventus, Adrien Rabiot, yang didatangkan dari PSG di bursa transfer musim panas 2019 AFP/ GIUSEPPE COTTINIGelandang baru Juventus, Adrien Rabiot, yang didatangkan dari PSG di bursa transfer musim panas 2019

KOMPAS.com - Adrien Rabiot hingga saat ini masih berada di Perancis. Dia belum kembali ke Italia meski Juventus sudah menggelar latihan terbuka.

Menurut surat kabar Italia, La Stampa, Rabiot masih di Perancis untuk memprotes kebijakan Juventus memotong gaji pemain. 

Kebijakan potong gaji untuk pemain Juventus sudah diterapkan sejak Maret dan berlaku sampai Juni 2020 karena situasi pandemi virus corona.

Dalam pernyataannya, Juventus memastikan seluruh pemain yang diwakili kapten tim, Giorgio Chiellini, sudah sepakat menerima gajinya dipotong.

Namun, dalam laporan La Stampa, Rabiot adalah salah satu pemain Juventus yang tidak setuju gajinya dipotong.

Laporan La Stampa juga menyebut keputusan Rabiot belum kembali ke Italia adalah saran dari ibunya, Veronique, untuk memprotes kebijakan Juventus.

Veronique sendiri juga bertindak sebagai agen Rabiot.

Baca juga: Sejumlah Pemain Belum Kembali ke Italia, Latihan Juventus Terancam Ditunda

Dikutip dari situs Daily Mail, kebijakan potong gaji Juventus membuat Rabiot kehilangan pemasukan sebesar 7 juta pounds atau setara Rp 128 miliar.

Ketika ditanya tentang rumor protes Rabiot oleh Sportsmail, Juventus tidak mau memberikan komentar.

Rabiot menjadi salah satu pemain yang diizinkan Juventus kembali ke kampung halaman selama pandemi virus corona.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Daily Mail
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X