Meski Klub Sudah Diperkenankan Berlatih, Kelanjutan Liga Super Swiss Tertatih-tatih

Kompas.com - 11/05/2020, 19:44 WIB
Para pemain Young Boys merayakan gol ke gawang Napoli pada laga Liga Europa di Stade de Suisse, Bern, Kamis (23/10/2014). AFP PHOTO / FABRICE COFFRINIPara pemain Young Boys merayakan gol ke gawang Napoli pada laga Liga Europa di Stade de Suisse, Bern, Kamis (23/10/2014).

LAUSANNE, KOMPAS.com - Liga Super Swiss sudah memperkenankan klub-klub memulai berlatih secara individu pada Senin (11/5/2020).

Liga ini terhenti sejak 23 Februari 2020 lantaran pandemi corona.

Baca juga: Young Boys Vs Juventus, Allegri Puas walau Timnya Kalah

Sementara, meski sudah menentukan jadwal kelanjutan kembali pada 20 Juni 2020, perdebatan masih belum usai.

Logo resmi UEFADOK. Twitter UEFA/twitter.com/uefa Logo resmi UEFA

Hingga kini, masih tersisa 13 putaran laga yang belum dilaksanakan.

Lantaran itulah, sejatinya, kelanjutan liga masih tertatih-tatih.

Sion FC, klub Swiss yang dua kali berlaga di Liga Champions, misalnya, masih berhitung untung rugi.

Ilustrasi penyebaran virus coronaShutterstock Ilustrasi penyebaran virus corona

Sementara itu, Saint Gallen dan Young Boys sementara masih bertengger di puncak klasemen.

Di posisi ketiga dengan jarak lima poin, ada klub Basel.

Sementara waktu, Sion masih bertahan di posisi delapan dari 10 peserta Liga Super Swiss.

Klub ini masih menghitung untung rugi memulai kembali liga.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X