Kompas.com - 11/05/2020, 18:35 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Klub Olympique Lyon (OL) menyesalkan penghentian permanen Liga Perancis musim 2019-2020 lantaran pandemi corona.

Pasalnya, secara hitung-hitungan, Lyon justru tidak bisa masuk dalam jajaran Liga Champions.

Menyisakan 10 laga lagi, Lyon terhenti di urutan ketujuh.

Baca juga: Presiden Lyon Ungkap Jadwal Liga Champions Kontra Juventus

Hal ini membuat Lyon bakal berlaga di kasta kedua Eropa, Liga Eropa.

Gelandang Lyon Prancis Corentin Tolisso mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA Juventus vs Olympique Lyonnais pada 2 November 2016 di stadion Juventus di Turin.AFP/MARCO BERTORELLO Gelandang Lyon Prancis Corentin Tolisso mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA Juventus vs Olympique Lyonnais pada 2 November 2016 di stadion Juventus di Turin.

Sementara, pemuncak klasemen dipegang oleh Paris Saint Germain.

Menyusul di bawahnya adalah Marseilles.

Olympique Lyonnais Pelatih Prancis Rudi Garcia menghadiri konferensi pers, di Decines Groupama Stadium, menjelang pertandingan sepak bola Grup G Liga Champions UEFA antara Olympique Lyonnais dan RB Leipzig Olympique Lyonnais Pelatih Prancis Rudi Garcia menghadiri konferensi pers, di Decines Groupama Stadium, menjelang pertandingan sepak bola Grup G Liga Champions UEFA antara Olympique Lyonnais dan RB Leipzig

Baik PSG dan Marseilles masuk dalam jajaran Liga Champions.

Penghentian sementara juga membuat dua klub penghuni papan bawah yakni Amiens dan Toulouse terdegradasi ke Ligue 2.

Bek Prancis Marseille Boubacar Kamara merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Olympique Marseille (OM) dan Racing Club de Strasbourg Alsace (RCS) pada 20 Oktober 2019, di Stadion Velodrome di Marseille, Prancis selatan.AFP/BORIS HORVAT Bek Prancis Marseille Boubacar Kamara merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Olympique Marseille (OM) dan Racing Club de Strasbourg Alsace (RCS) pada 20 Oktober 2019, di Stadion Velodrome di Marseille, Prancis selatan.

"Keputusan penghentian permanen itu tak hanya sekadar Lyon tapi juga melibatkan sepak bola Perancis," kata pernyataan Lyon.

Menurut Lyon, masih tersedia waktu hingga 25 Mei 2020 untuk kembali melanjutkan liga.

Dalam pandangan Lyon, penghentian permanen liga dalam jangka pendek membuat Liga Perancis kehilangan uang 900 juta euro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Hillsborough untuk Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi yang Pergi Tanpa Kembali...

Dari Hillsborough untuk Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi yang Pergi Tanpa Kembali...

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Tak Hanya Gas Air Mata, Pertandingan Malam Juga Persoalan

Tragedi Kanjuruhan: Tak Hanya Gas Air Mata, Pertandingan Malam Juga Persoalan

Liga Indonesia
Bobotoh Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Tragedi Kanjuruhan

Bobotoh Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Klasemen AFC Futsal Cup: Indonesia Tembus 8 Besar, Asia Tenggara Utuh

Klasemen AFC Futsal Cup: Indonesia Tembus 8 Besar, Asia Tenggara Utuh

Liga Indonesia
Ronaldo Jadi 'Penonton Tanpa Tiket' pada Laga Man City Vs Man United

Ronaldo Jadi "Penonton Tanpa Tiket" pada Laga Man City Vs Man United

Liga Inggris
Bendera Anggota FIFA Berkibar Setengah Tiang, Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan

Bendera Anggota FIFA Berkibar Setengah Tiang, Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Stadion Kanjuruhan dalam Bingkai 'Sport Ethics'

Tragedi Stadion Kanjuruhan dalam Bingkai "Sport Ethics"

Liga Indonesia
Jadwal Perempat Final Piala Asia Futsal 2022, Indonesia Tantang Jepang

Jadwal Perempat Final Piala Asia Futsal 2022, Indonesia Tantang Jepang

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Rekor Baru Derbi Manchester, Arsenal Memimpin

Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Rekor Baru Derbi Manchester, Arsenal Memimpin

Liga Inggris
Man City Vs Man United, Guardiola: Saya Minta Haaland Cetak 5 Gol...

Man City Vs Man United, Guardiola: Saya Minta Haaland Cetak 5 Gol...

Liga Inggris
AFC Futsal Cup 2022, Duka Tragedi Kanjuruhan di Tengah Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia Lolos 8 Besar

AFC Futsal Cup 2022, Duka Tragedi Kanjuruhan di Tengah Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia Lolos 8 Besar

Sports
Daftar Tim Perempat Finalis AFC Futsal Cup: Indonesia dan 2 Negara Asia Tenggara Masuk

Daftar Tim Perempat Finalis AFC Futsal Cup: Indonesia dan 2 Negara Asia Tenggara Masuk

Sports
Tragedi Kanjuruhan, Saat Kerusuhan Berujung ke Pangkuan Tuhan..

Tragedi Kanjuruhan, Saat Kerusuhan Berujung ke Pangkuan Tuhan..

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, dari Pernyataan Presiden Jokowi hingga Presiden FIFA

Tragedi Kanjuruhan, dari Pernyataan Presiden Jokowi hingga Presiden FIFA

Sports
Tragedi Kanjuruhan: Tangis Duka Sepak Bola Indonesia dalam Kepulan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan: Tangis Duka Sepak Bola Indonesia dalam Kepulan Gas Air Mata

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.