Lyon Sesalkan Penghentian Permanen Liga Perancis

Kompas.com - 11/05/2020, 18:35 WIB
Skuad Olympique Lyon saat tampil di Liga Champions 2019-2020 menghadapi Juventus, 26 Februari 2020. AFP/FRANCK FIFESkuad Olympique Lyon saat tampil di Liga Champions 2019-2020 menghadapi Juventus, 26 Februari 2020.

PARIS, KOMPAS.com - Klub Olympique Lyon (OL) menyesalkan penghentian permanen Liga Perancis musim 2019-2020 lantaran pandemi corona.

Pasalnya, secara hitung-hitungan, Lyon justru tidak bisa masuk dalam jajaran Liga Champions.

Menyisakan 10 laga lagi, Lyon terhenti di urutan ketujuh.

Baca juga: Presiden Lyon Ungkap Jadwal Liga Champions Kontra Juventus

Hal ini membuat Lyon bakal berlaga di kasta kedua Eropa, Liga Eropa.

Gelandang Lyon Prancis Corentin Tolisso mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA Juventus vs Olympique Lyonnais pada 2 November 2016 di stadion Juventus di Turin.AFP/MARCO BERTORELLO Gelandang Lyon Prancis Corentin Tolisso mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA Juventus vs Olympique Lyonnais pada 2 November 2016 di stadion Juventus di Turin.

Sementara, pemuncak klasemen dipegang oleh Paris Saint Germain.

Menyusul di bawahnya adalah Marseilles.

Olympique Lyonnais Pelatih Prancis Rudi Garcia menghadiri konferensi pers, di Decines Groupama Stadium, menjelang pertandingan sepak bola Grup G Liga Champions UEFA antara Olympique Lyonnais dan RB Leipzig Olympique Lyonnais Pelatih Prancis Rudi Garcia menghadiri konferensi pers, di Decines Groupama Stadium, menjelang pertandingan sepak bola Grup G Liga Champions UEFA antara Olympique Lyonnais dan RB Leipzig

Baik PSG dan Marseilles masuk dalam jajaran Liga Champions.

Penghentian sementara juga membuat dua klub penghuni papan bawah yakni Amiens dan Toulouse terdegradasi ke Ligue 2.

Bek Prancis Marseille Boubacar Kamara merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Olympique Marseille (OM) dan Racing Club de Strasbourg Alsace (RCS) pada 20 Oktober 2019, di Stadion Velodrome di Marseille, Prancis selatan.AFP/BORIS HORVAT Bek Prancis Marseille Boubacar Kamara merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Olympique Marseille (OM) dan Racing Club de Strasbourg Alsace (RCS) pada 20 Oktober 2019, di Stadion Velodrome di Marseille, Prancis selatan.

"Keputusan penghentian permanen itu tak hanya sekadar Lyon tapi juga melibatkan sepak bola Perancis," kata pernyataan Lyon.

Menurut Lyon, masih tersedia waktu hingga 25 Mei 2020 untuk kembali melanjutkan liga.

Dalam pandangan Lyon, penghentian permanen liga dalam jangka pendek membuat Liga Perancis kehilangan uang 900 juta euro.



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X