Kompas.com - 08/05/2020, 21:51 WIB
Pesepak bola dari Shanghai SIPG, Hulk, menjadi duta produk sepatu sepak bola Concave. website www.concave.comPesepak bola dari Shanghai SIPG, Hulk, menjadi duta produk sepatu sepak bola Concave.

BEIJING, KOMPAS.com - Asosiasi Sepak Bola China (CFA) menyerukan pemotongan gaji hingga 50 persen untuk sementara waktu bagi klub-klub profesional.

Kebijakan ini erat kaitannya dengan pandemi corona yang masih belum surut.

Baca juga: Terinspirasi Bunga Lotus, Ini Rancangan Stadion Baru Guangzhou Evergrande

"Rekomendasi pemotongan antara 30-50 persen," kata pernyataan CFA.

CFA mendorong klub-klub bernegosiasi ulang dengan pemain dan pelatih berkenaan dengan seruan itu.

Pemain Tinas U-19 Indonesia, Aulia Hidayat (kiri) berebut bola dengan pemain Timnas China, Jiabao Wen saat laga PSSI 88 th U-19 International Tournament di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (25/9/2018). China kalahkan Indonesia denken skor 3-0.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pemain Tinas U-19 Indonesia, Aulia Hidayat (kiri) berebut bola dengan pemain Timnas China, Jiabao Wen saat laga PSSI 88 th U-19 International Tournament di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (25/9/2018). China kalahkan Indonesia denken skor 3-0.

Periode pemotongan diusulkan mulai per 1 Maret 2020 hingga satu minggu sebelum dimulainya musim 2020.

"Pemain asing dan pelatih serta pemain pinjaman termasuk dalam aturan ini," kata CFA.

Menurut Presiden CFA Chen Xuxuan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan FIFA berkenaan dengan pemotongan gaji.

Chairman Alibaba Group, Jack Ma (tengah), menyaksikan partai antara Guangzhou Evergrande dan Sydney Wanderers pada perempat final Liga Champions Asia di Stadion Tianhe, 27 Agustus 2014.STR/AFP Chairman Alibaba Group, Jack Ma (tengah), menyaksikan partai antara Guangzhou Evergrande dan Sydney Wanderers pada perempat final Liga Champions Asia di Stadion Tianhe, 27 Agustus 2014.

"Andaikata ada pemain yang keberatan dan menuntut kami, saya yakin, FIFA akan berada di belakang CFA," kata Chen Xuxuan.

Dimulai pada 22 Februari 2020, musim kompetisi tahun ini tertunda lantaran corona.

Menurut rencana, Liga China akan berlanjut kembali pada Juni akhir.

Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19Shutterstock Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Xinhuanet
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.