Kompas.com - 07/05/2020, 21:40 WIB
Thierry Henry merayakan gol bagi Arsenal ke gawang Tottenham Hotspur di Stadion Highbury, London, pada 22 April 2006. AFP/ADRIAN DENNISThierry Henry merayakan gol bagi Arsenal ke gawang Tottenham Hotspur di Stadion Highbury, London, pada 22 April 2006.

KOMPAS.com - Legenda Arsenal, Thierry Henry, menjadi baper alias membawa perasaan saat bercerita soal kenangan bersama markas lama The Guners, Stadion Highbury.

"Susah mengutarakan dengan kata-kata apa arti Highbury bagi saya atau fans Arsenal lain," tutur Henry dengan emosional pada sesi The Football Show di Sky Sports.

Salah satu momen yang paling diingat para fans dari Highbury dan Henry adalah kala pemain asal Perancis itu berlutut dan mencium rumput stadion saat The Gunners menang 4-2 atas Wigan pada 7 Mei 2006.

Laga di mana Thierry Henry mencetak hat-trick tersebut menjadi partai terakhir Arsenal di Highbury.

Baca juga: Mike Tyson Hampir Mengajak Ribut Michael Jordan pada 1998

Ketika itu, spekulasi muncul bahwa ciuman ke rumput Highbury tersebut mempunyai arti bahwa Henry akan meninggalkan Arsenal ke Barcelona, transfer yang akhirnya ia lakukan pada musim panas 2007.

Namun, Henry mengatakan bahwa ciuman itu mempunyai arti berbeda.

"Saya mencium rumput itu karena tahu semua telah berakhir. Saya tak akan bermain di kebun saya lagi. Saya tak akan melihat rumput tumbuh pada pagi hari ketika kami mengadakan pertemuan pagi," ujar dua kali pemenang Liga Inggris bersama The Gunners ini.

"Saya juga biasa jalan di sisi lapangan dan berkata, 'sampai nanti bung!'," tutur Thierry Henry lagi.

Ia lalu mengatakan betapa banyak kenangan di stadion mungil tersebut. Henry juga mengaku tak pernah kembali lagi ke situs stadion tersebut yang kini menjadi blok-blok apartemen.

Baca juga: Begini Kondisi Skuad Arsenal Saat Mikel Arteta Pertama Kali Datang

"Saya tak pernah kembali lagi ke sana, sekarang sudah menjadi kompleks apartemen tetapi saya menolak ke sana. Menyakitkan melihatnya jadi seperti itu," tuturnya.

Kendati pernah merumput di stadion-stadion termegah Eropa, Henry mengutarakan bahwa tak ada venue lain di dunia sepak bola yang dapat menyaingi kecintaannya terhadap markas lama Arsenal tersebut.

"Saya tahu ini angeh tetapi bagi saya tak ada yang lebih baik dari Highbury. Saya bermain di banyak stadion, stadion-stadion lebih besar, dan stadion lebih indah mengacu ke konstruksinya," tutur pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Arsenal dengan 228 gol tersebut.

"Namun, Highbury adalah Highbury dan hal itu akan selalu sama. Tak ada yang bisa menyaingi Highbury bagi saya," lanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X