Kapten Liverpool Ungkap Kunci Kesuksesan The Reds di Liga Champions

Kompas.com - 07/05/2020, 10:40 WIB
Para pemain Liverpool merayakan kemenangan dengan trofi juara usai melawan Tottenham Hotspur pada final Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari. Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018-2019 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0. AFP/OSCAR DEL POZOPara pemain Liverpool merayakan kemenangan dengan trofi juara usai melawan Tottenham Hotspur pada final Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari. Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018-2019 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0.

KOMPAS.com - Kapten Liverpool, Jordan Henderson, mengungkapkan bahwa masa-masa sulit membantu timnya meraih kesuksesan di Liga Champions musim 2018-2019.

Sukses comeback atas Barcelona membuat Liverpool menuju partai final Liga Champions musim lalu dan harus melawan sesama perwakilan Inggris, Tottenham Hotspur.

The Reds (julukan Liverpool) akhirnya bisa mengangkat trofi Liga Champions keenam mereka usai memenangi pertandingan dengan skor 2-0 atas Tottenham.

Kemenangan itu kemudian membantu Liverpool meraih dua trofi lainnya yakni Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub 2019.

Baca juga: Mantra Juergen Klopp yang Buat Liverpool Bangkit di Liga Champions Musim Lalu

Namun, Jordan mengungkapkan Liverpool mengalami masa-masa sulit sebelum berhasil mengantongi tiga trofi tersebut.

Seperti diketahui, Liverpool mengalami kekalahan di final Liga Champions 2017-2018 dari Real Madrid dan kegagalan mengangkat trofi Liga Inggris musim lalu.

Jordan Henderson pun meyakini kegagalan tersebut, khususnya kekalahan dari Real Madrid di Liga Champions, menjadi titik balik atau kunci kesuksesan Liverpool setelahnya

"Ada masa-masa sulit yang kami hadapi bersama sebelum bisa meraih trofi-trofi itu. Banyak kegagalan yang kami rasakan pada musim-musim sebelumnya," kata Jordan Henderson kepada BT Sport, dikutip dari Liverpool Echo.

"Kami selalu meresponsnya dengan sikap yang benar, berjalan ke depan, dan terus berusaha meningkatkan permainan kami untuk memastikan kegagalan itu tidak terjadi lagi," imbuhnya lagi.

"Anda belajar banyak saat bermain di final dan terutama di kompetisi Liga Champions. Saya merasa kami belajar banyak dari pertandingan melawan Real Madrid saat itu," tutur Henderson menambahkan.

Baca juga: Skuad Liverpool "Pecah", Klopp Buka Memori Juara Liga Champions

Setelah meraih trofi Liga Champions 2018, Piala Super Eropa 2019, dan Piala Dunia Antarklub 2019, Liverpool kini juga sedang menanti gelar juara Liga Inggris.

Dominasi The Reds membawa tim memuncaki klasemen Liga Inggris musim ini dengan koleksi 82 poin. Mereka unggul 25 angka dari Manchester City yang berada di peringkat kedua.

Liverpool kini hanya butuh dua kemenangan atau enam poin lagi untuk mengangkat trofi Liga Inggris musim 2019-2020. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X