Kompas.com - 02/05/2020, 21:50 WIB
Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla (tengah), beserta asisten pelatih Bima Sakti (kanan) memberikan instruksi kepada Muhammad Hargianto pada laga PSSI Anniversary Cup 2018 kontra Bahrain di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4/2018)
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLASPORT.COMPelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla (tengah), beserta asisten pelatih Bima Sakti (kanan) memberikan instruksi kepada Muhammad Hargianto pada laga PSSI Anniversary Cup 2018 kontra Bahrain di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4/2018)

KOMPAS.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia mengutarakan bahwa sepak bola Indonesia telah mengalami banyak perkembangan sejak masanya melatih di Tanah Air. Baginya, ini adalah kabar baik bagi masyarakat Indonesia.

Luis Milla datang ke Indonesia pada Januari 2017 dengan durasi kontrak dua tahun.

Ia datang bermodalkan, antara lain, pengalaman melatih Timnas Spanyol di Euro U21 2011 dan Olimpiade 2012.

Mantan gelandang Barcelona dan Real Madrid ini pun bercerita mengenai kesannya terhadap sepak bola Indonesia dari pertama datang hingga ia pergi pada Oktober 2018.

"Impresi awal yang kami temukan adalah banyak peluang yang bisa kita bangun dengan pemain. Secara umum pemain sangat dewasa, juga dalam hal skill, tidak berbeda jauh dengan pemain Eropa," tutur Luis Milla di sesi bincang taktik dengan Kickoff Indonesia pada Sabtu (2/5/2020).

"Namun, ada banyak hal di mana mereka perlu kerja ekstra," tutur pelatih yang membawa Timnas U23 ke babak 16 besar Asian Games 2018 dan medali perunggu di SEA Games 2017 tersebut.

Baca juga: Luis Milla Akan Bersemangat jika Ada Tawaran Melatih di Indonesia

Menurut Milla, salah satu aspek di mana para pemain muda Tanah Air tidak maksimal adalah perihal ilmu di lapangan.

Di presentasinya, beberapa kekurangan pemain Indonesia yang timnya catat saat datang antara lain "tak adanya position game", "terlalu banyak bermain bola jauh", "jarak lebar antarlini", serta "pressing tidak beraturan".

"Kami merasa pemain tertinggal dalam hal pengetahuan sepak bola. Ini akibat kekosongan pendidikan usia muda. Kami harus mulai mengajar banyak konsep karena mereka pemain muda 20-21 tahun yang punya potensi besar untuk berkembang," ujarnya lagi.

Di Jalur Tepat

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Liga Indonesia
Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Liga Spanyol
Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Liga Italia
Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Sports
Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga Indonesia
Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya 'Feeling' Bagus soal Dimas Ekky

Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya "Feeling" Bagus soal Dimas Ekky

Motogp
Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Liga Spanyol
Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Liga Spanyol
Jadwal Tinju Dunia, Duel Unifikasi Canelo Alvarez Vs Billy Joe Saunders

Jadwal Tinju Dunia, Duel Unifikasi Canelo Alvarez Vs Billy Joe Saunders

Sports
Keputusan UEFA terhadap Klub-klub Pembangkang Anggota Super League

Keputusan UEFA terhadap Klub-klub Pembangkang Anggota Super League

Sports
Man United Main 4 Kali dalam 8 Hari: Solskjaer Meradang, Bruno Siap Perang

Man United Main 4 Kali dalam 8 Hari: Solskjaer Meradang, Bruno Siap Perang

Liga Inggris
Profil Callum Wilson, Bomber Ganas Newcastle United

Profil Callum Wilson, Bomber Ganas Newcastle United

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X