Jadi Gol Terbaiknya, Bek Persija Kenang Momen Saat Bobol Gawang AC Milan

Kompas.com - 02/05/2020, 21:10 WIB
Mahmoud Eid (kiri) berduel dengan Marco Motta (kanan) pada laga final Piala Gubernur Jawa Timur 2020 yang mempertemukan Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis 20 Februari 2020. Official Persebaya/Jonathan YohvinnoMahmoud Eid (kiri) berduel dengan Marco Motta (kanan) pada laga final Piala Gubernur Jawa Timur 2020 yang mempertemukan Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis 20 Februari 2020.

KOMPAS.com - Bek Persija Jakarta, Marco Motta, mengenang masa-masa saat sukses melesatkan gol ke gawang AC Milan pada lanjutan Serie A (kasta tertinggi Liga Italia) di Stadion Luigi Feraris, 7 April 2014 lalu.

Marco Motta yang saat itu membela Genoa mengatakan pertandingan melawan AC Milan tersebut menjadi salah satu yang terbaik sepanjang kariernya hingga saat ini.

Sebab, Motta mengatakan AC Milan musim itu masih diperkuat oleh beberapa pemain bintang seperti Mario Balotelli dan Kaka.

Saat itu, AC Milan unggul lebih dulu lewat tendangan Adel Taarabt pada menit ke-20.

Baca juga: Marco Motta Puji Peran Penting Marko Simic bagi Persija

Rossoneri, julukan AC Milan, kemudian memperlebar jarak usai Keisuke Honda memanfaatkan umpan Adel Taarabt dan melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti ke gawang Genoa.

Setelah tertinggal 0-2, Genoa pun mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol berawal dari tendangan Marco Motta usai menerima umpan sepak pojok pada menit ke-73.

Bola yang ditendang Marco Motta sempat membentur mistar gawang dan kemudian mengenai badan kiper AC Milan, Christian Abbiati, sebelum akhirnya berbuah gol bagi Genoa.

Baca juga: Membela Timnas Indonesia Jadi Impian Pemain Asing Persija Jakarta

Meski akhirnya Genoa menderita kekalahan 1-2 dari AC Milan, Marco Motta tetap mengenang pertandingan itu sebagai salah satu yang terbaik sepanjang kariernya.

"Saya merasa sangat senang dengan momen indah tersebut," kata Marco Motta seperti dikutip dari situs resmi Persija.

"Sayangnya kami kalah 1-2. Sebenarnya kami bisa menyamakan kedudukan. Namun, Mexes (bek AC Milan) tampil sangat baik saat itu," ucap Mott mengakhiri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Shin Tae-yong Ungkap Satu Kekurangan Timnas U19 Indonesia Usai Ditahan Imbang Qatar

Shin Tae-yong Ungkap Satu Kekurangan Timnas U19 Indonesia Usai Ditahan Imbang Qatar

Sports
Italia Akan Evaluasi Kebijakan Maksimal 1.000 Penonton di Stadion

Italia Akan Evaluasi Kebijakan Maksimal 1.000 Penonton di Stadion

Liga Italia
Gagal di Misano, Valentino Rossi Tetap Optimistis Tatap MotoGP Catalunya

Gagal di Misano, Valentino Rossi Tetap Optimistis Tatap MotoGP Catalunya

Motogp
Ivan Rakitic Ungkap Hubungannya dengan Messi dan Suarez Saat di Barcelona

Ivan Rakitic Ungkap Hubungannya dengan Messi dan Suarez Saat di Barcelona

Sports
Mimpi Bek Super Timnas U19 Indonesia untuk Berkarier di Eropa

Mimpi Bek Super Timnas U19 Indonesia untuk Berkarier di Eropa

Liga Indonesia
Presiden Barcelona Jegal Transfer Luis Suarez ke Atletico

Presiden Barcelona Jegal Transfer Luis Suarez ke Atletico

Liga Spanyol
Maksimal 1.000 Penonton Bisa Saksikan Langsung Laga Serie A di Stadion

Maksimal 1.000 Penonton Bisa Saksikan Langsung Laga Serie A di Stadion

Liga Italia
Legenda Timnas Argentina: Mungkin Messi Kurang Jiwa Pemimpin

Legenda Timnas Argentina: Mungkin Messi Kurang Jiwa Pemimpin

Liga Spanyol
Rahasia Pemain Timnas U19 Bisa Lakukan Lemparan ke Dalam dengan Jauh

Rahasia Pemain Timnas U19 Bisa Lakukan Lemparan ke Dalam dengan Jauh

Liga Indonesia
PT LIB Prioritaskan Protokol Kesehatan dalam Lanjutan Liga 1 2020

PT LIB Prioritaskan Protokol Kesehatan dalam Lanjutan Liga 1 2020

Liga Indonesia
Umuh Muchtar Imbau Bobotoh Patuhi Aturan Pertandingan Tanpa Penonton

Umuh Muchtar Imbau Bobotoh Patuhi Aturan Pertandingan Tanpa Penonton

Liga Indonesia
Tentang Kehadiran Penonton, Parma Dapat Keistimewaan

Tentang Kehadiran Penonton, Parma Dapat Keistimewaan

Liga Italia
Ivan Rakitic Putuskan Pensiun dari Timnas Kroasia

Ivan Rakitic Putuskan Pensiun dari Timnas Kroasia

Sports
Sebut Petinggi Liga Italia 'Badut', Presiden Inter Milan Didenda Rp 139 Juta

Sebut Petinggi Liga Italia "Badut", Presiden Inter Milan Didenda Rp 139 Juta

Sports
Bicara Weston McKennie, Fabrizio Ravanelli Jadi Ingat Edgar Davids

Bicara Weston McKennie, Fabrizio Ravanelli Jadi Ingat Edgar Davids

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X