Usul Liga Dihentikan, Madura United Percepat Pencairan Gaji Pemain Bulan Mei

Kompas.com - 02/05/2020, 15:20 WIB
Pemain Madura United seusai melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan Pamekasan, Senin (09/03/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Madura United seusai melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan Pamekasan, Senin (09/03/2020) malam.

PAMEKASAN, KOMPAS.comMadura United tetap berpegang teguh mengusulkan kompetisi Liga 1 2020 dihentikan total.

Dengan adanya usulan tersebut, Madura United kemudian mengambil kebijakan khusus dengan mencairkan gaji pemain 15 hari lebih cepat pada bulan Mei.

"Pesan ini disampaikan sehubungan adanya beberapa pertanyaan dari teman-teman wartawan tentang penggajian pemain, mengingat Madura United menjadi salah satu pengusul kompetisi tidak dilanjutkan," kata Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq.

Baca juga: Tetap Pada Pendirian Awal, Madura United Ingin Liga 1 2020 Dihentikan

Keputusan yang diambil Direksi PT PBMB itu bertujuan agar pemain mendapatkan haknya lebih cepat pada masa pandemi virus corona dan menjelang hari raya.

Pada skema yang lama, gaji pemain umumnya akan dibayarkan maksimal per tanggal 5 setiap bulannya.

Misalnya, gaji bulan Januari akan dibayarkan tanggal 5 Februari, gaji bulan Februari dibayarkan ketika 5 Maret, dan untuk seterusnya.

Namun, khusus pada bulan Mei, gaji pemain akan dimajukan.

Selain itu, untuk penyelesaian gaji di bulan April juga ikut dimajukan selama satu hari menjadi tanggal 4 Mei.

Dengan skema baru ini, pemain Madura United akan mendapatkan pembayaran dua gaji sekaligus pada bulan Mei.

Baca juga: Asep Berlian dan Julukan Pak RT Madura United

"Untuk bulan April akan diselesaikan pada maksimal 4 Mei. Lalu untuk Mei, maksimal dibayarkan pada 20 Mei. Selama bulan ini (Mei), akan ada pembayaran dua kali gaji, dengan pertimbangan karena menjelang hari raya Idul Fitri," ucap Ziaul Haq.

Besarnya gaji Madura United tetap berpegang pada arahan Surat Keputusan PSSI terkait masalah gaji pada masa kahar (force majeure), yaitu dibayarkan 25 persen dari nilai kontrak masing-masing pemain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X