Kompas.com - 01/05/2020, 15:00 WIB
Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak (tengah), bersama empat asistennya saat diperkenalkan manajeman di hotel Aryadutha, Makassar, Senin (6/1/2020). Dok Official PSM MAKASSARPelatih PSM Makassar Bojan Hodak (tengah), bersama empat asistennya saat diperkenalkan manajeman di hotel Aryadutha, Makassar, Senin (6/1/2020).

KOMPAS.com - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, secara tidak langsung menilai kompetisi Liga Malaysia masih di atas Liga 1 Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Bojan Hodak dalam wawancara dengan media Malaysia, The Star.

Saat ini, Bojan sedang tinggal di kediamannya di Malaysia setelah PSM Makassar menghentikan sementara kegiatannya saat pandemi virus corona.

Pada wawancara tersebut, pelatih berusia 48 tahun itu diminta berbincang soal sepak bola Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam industri sepak bola.

Baca juga: Kegiatan Unik Bek Senior PSM Makassar Selama Masa Karantina

"Sepak bola Indonesia memiliki potensi luar biasa, mereka memiliki penggemar yang besar dan loyal. Mereka ini juga berkontribusi besar untuk keuangan klub," ucap Bojan.

Ia juga menceritakan soal pemotongan gaji yang dilakukan klub-klub di Indonesia menyusul pandemi virus corona.

Lebih lanjut, Bojan bersama The Star membahas soal peluang pemain Malaysia berkarier di Liga Indonesia.

Menurut Bojan, secara kualitas para pemain Malaysia sangat layak bermain di Indonesia.

"Saya melihat pemain Liga Malaysia memiliki potensi untuk bermain di Indonesia. Mereka memiliki kualitas untuk berada disana," ujar Bojan Hodak menambahkan.

Baca juga: UPDATE: Kini Ada 10.118 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 347

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X