Bertahan di Samarinda, Gelandang Borneo Rindu Berat Atmosfer Liga 1

Kompas.com - 30/04/2020, 10:20 WIB
Pemain baru Borneo FC asal Tajikistan, Nuriddin Davronov DOK. Twitter Borneo FC/twitter.com/PusamaniaBorneoPemain baru Borneo FC asal Tajikistan, Nuriddin Davronov

SAMARINDA, KOMPAS.com - Akibat lockdown yang diterapkan oleh Tajikistan dalam menangani pandemi virus corona, gelandang Borneo FC, Nuriddin Davronov, memilih bertahan di Samarinda.

Mantan pemain Madura United itu hanya bisa melepas rindu dengan keluarganya di Tajikistan melalui video call. Dia lebih aman berada di Samarinda ketimbang harus memaksakan pulang ke Tajikistan.

Baca juga: Usai Pandemi Corona, Borneo FC Akan Berguru ke Malaysia

Berbeda dengan rekan-rekannya sesama pemain asing seperti Francisco Torres dan Diogo Campos yang telah pulang ke negara masing-masing. 

Nuriddin Davronov sudah merasa nyaman dan betah tinggal di Samarinda di tengah situasi pandemi virus corona yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

“Saya tidak pulang. Justru lebih aman sementara berada di Samarinda. Keluarga, saya sering berkomunikasi lewat video call juga," katanya.

Selain merindukan berkumpul dengan keluarganya di Tajikistan, dia mulai merindukan atmosfer kompetisi Shopee Liga 1 2020.

Sejak Maret lalu, kompetisi kasta tertinggi tanah air itu dihentikan untuk sementara waktu oleh PSSI akibat dikeluarkannya kebijakan masa tanggap darurat wabah virus corona.

Lebih dari satu bulan tidak ada pertandingan, Nuriddin Davronov berharap kondisi dan situasi lekas membaik. Dia berharap kompetisi musim ini dapat kembali bergulir kembali. 

"Saya sangat merindukan sepak bola. Semoga pemerintah bisa melindungi seluruh warga agar tak berdampak lebih buruk. Semoga sepak bola kembali dan semua bisa merasakan atmosfer kompetisi ini," pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X