Tak Bisa Gelar Laga Kandang Liga Champions di Perancis, PSG Berencana Mengungsi

Kompas.com - 29/04/2020, 14:00 WIB
Para pemain Paris Saint-Germain (PSG) merayakan kemenangannya bersama suporter PSG setelah mengandaskan Marseille 4-0 di pentas Liga Perancis, Senin (28/10/2019) MARTIN BUREAU / AFPPara pemain Paris Saint-Germain (PSG) merayakan kemenangannya bersama suporter PSG setelah mengandaskan Marseille 4-0 di pentas Liga Perancis, Senin (28/10/2019)

KOMPAS.com - Klub elite Perancis, Paris Saint-Germain ( PSG), tak bisa melakoni laga kandang Liga Champions di Stadion kebesarannya, Parc des Princes.

Hal itu menyusul larangan menggelar pertandingan yang sebelumnya diumumkan oleh Perdana Menteri Perancis, Edouard Philippe.

Melansir dari Antara News, larangan itu berlaku untuk semua klub Liga Perancis, termasuk PSG, hingga 1 September 2020.

Merespons keputusan tersebut, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi langsung mencari jalan keluar.

Dia berencana mengungsi ke negara lain demi tetap berkompetisi di Liga Champions musim 2019-2010.

"Kami menghargai kebijakan peerintah Perancis, tetapi kami berencana tetap berkompetisi di Liga Champions sesuai kesepakatan UEFA, di mana pun dan kapan pun, kami bertanding," ujar Nasser, dikutip dari Antara News.

Baca juga: Liga Perancis Dihentikan, PSG Incar Trofi Liga Champions

"Jika tak memungkinkan bertanding di Perancis, kami akan bermain di luar negeri, mencari tempat paling aman dan terbaik bagi para pemain serta staf kami," tutur dia menegaskan.

Dalam gelaran Liga Champions musim ini, PSG sudah mencapai perempat final.

Pada babak 16 besar, mereka berhasil menyingkirkan wakil Jerman, Borussia Dortmund dengan agregat 3-2.

Awalnya, PSG sempat tertinggal 1-2 pada leg pertama yang digelar di Stadion Signal Iduna Park, markas Dortmund.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X