Penyesalan Terbesar Fabio Capello adalah Antonio Cassano

Kompas.com - 27/04/2020, 00:00 WIB
Salah satu ekspresi Fabio Capello ketika masih menangani timnas Rusia pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016, antara timnya dan Austria, di Stadion Ernst Happel, Sabtu (15/11/2014), yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah. AFP PHOTO / CHRISTIAN BRUNASalah satu ekspresi Fabio Capello ketika masih menangani timnas Rusia pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016, antara timnya dan Austria, di Stadion Ernst Happel, Sabtu (15/11/2014), yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah.

KOMPAS.com - Mantan juru taktik tim nasional Inggris, Fabio Capello, mengatakan bahwa Antonio Cassano adalah penyesalan terbesarnya selama berkarier di dunia kepelatihan.

Hal tersebut dikarenakan Capello merasa gagal memaksimalkan potensi sang pemain kala berseragam Real Madrid.

Penampilannya di Real Madrid tidak secemerlang kala pemain berkebangsaan Italia itu membela klub sebelumnya, AS Roma (2001-2004).

Bersama skuad I Giallorossi, Cassano berhasil mencatatkan 52 gol dan tujuh assist dari 161 penampilan.

Adapun bersama Real Madrid, dia hanya mampu membukukan empat gol dan tiga assist dari 29 penampilan.

Baca juga: Kilas Balik Persib Vs AC Milan pada 1994, Pujian Capello untuk Gelandang Maung Bandung

Sikap buruk dan performa yang tak kunjung meningkat diduga menjadi alasan Cassano hanya bertahan satu musim bersama klub berjuluk Los Blancos tersebut.

Pada wawancara dengan AS beberapa tahun lalu, Cassano mengaku bahwa ia kelebihan berat badan 10 kilogram dan kecanduan seks selama di Madrid (2006-2007).

"Jika Anda berusia 20 tahun dan suka perempuan, Anda akan melakukan seks tiap hari. Saya punya kesempatan untuk itu. Saya adalah Cassano, sang pemain Real Madrid," ujarnya.

"Apabila bukan pesepak bola, mungkin saya tak akan punya kesempatan ini," tutur dia menambahkan.

Antonio Cassano kala membela Real Madrid (2006-2007).AFP/CRISTINA QUICLER Antonio Cassano kala membela Real Madrid (2006-2007).

Selain itu, dia mengaku pernah berseteru dengan Capello sehingga ia dipinjamkan ke Sampdoria sebelum dijual secara permanen pada 2008.

Halaman:


Sumber Marca
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X