Kompas.com - 26/04/2020, 10:40 WIB
Bomber Inter Milan, Romelu Lukaku, merayakan gol kontra Cagliari pada laga Coppa Italia pada 14 Januari 2020 di Stadion Giuseppe Meazza, 14 Januari 2020. AFP/MIGUEL MEDINABomber Inter Milan, Romelu Lukaku, merayakan gol kontra Cagliari pada laga Coppa Italia pada 14 Januari 2020 di Stadion Giuseppe Meazza, 14 Januari 2020.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez, memuji kualitas Romelu Lukaku dengan membawa nama Diego Maradona.

Roberto Martinez mengaku heran banyak orang mengkritik Lukaku ketika sang pemain mengalami musim yang buruk di Chelsea dan Manchester United.

Menurut Martinez, Romelu Lukaku adalah seorang penyerang sehingga tidak pantas dikritik selain soal kemampuan mencetak gol.

Kesuksesan Lukaku di Inter Milan dengan koleksi 23 gol dari 35 laga musim ini menjadi dasar pendapat Martinez.

"Saya terkejut orang pernah meragukan kualitas Lukaku. Dia adalah pencetak gol ulung," ujar Martinez dikutip dari situs Football Italia.

"Seharusnya Lukaku tidak dinilai dari hal yang bukan menjadi tugasnya seperti orang menilai Maradona," ujar Martinez.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Inter Milan Ambil Tindakan Tegas soal Tuduhan Tak Berdasar Lukaku

"Maradona jarang melakukan tekel, tidak cukup bagus ketika bertahan atau menggunakan kaki kanannya. Orang tidak akan pernah berbicara berapa kali Maradona menggunakan kaki kanannya," kata Martinez.

"Tugas Lukaku adalah mencetak gol dan dia bagus dalam hal itu," tutur Martinez menambahkan.

Roberto Martinez kemudian bersyukur Romelu Lukaku bisa kembali menemukan ketajamannya di Inter Milan.

Menurut Martinez, Lukaku membuat keputusan tepat ketika memutuskan meninggalkan Man United musim lalu.

"Pakar selalu menyoroti apa yang tidak dilakukan pemain. Lukaku sering mendapaatkan itu ketika masih di Chelsea," ujar Martinez.

"Lukaku tampil gemilang saat di Everton. Namun, saat pindah ke Man United, dia selalu mendapat kritik ketika tidak mencetak gol. Semua orang menilai Lukaku pemain buruk saat itu dan tentunya mengherankan," tutur Martinez menambahkan.

Baca juga: Teriakan Conte dan San Siro Buat Lukaku Cinta Inter Milan

Saat berkarier di Liga Inggris, Lukaku sangat tajam ketika membela Everton dengan koleksi 87 gol dari 166 pertandingan.

Di Chelsea, Lukaku tidak banyak kesempatan bahkan sempat dipinjamkan ke West Bromwich Albion.

Adapun saat di Man United, Lukaku sebenarnya cukup tajam namun tidak setuju dengan proyeksi pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

Lukaku memutuskan pindah ke Inter Milan musim ini karena Solskjaer ingin mengubah posisinya menjadi penyerang sayap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Liga 1 Usai Momen Ulang Tahun Persija Dirusak Borneo FC

Klasemen Liga 1 Usai Momen Ulang Tahun Persija Dirusak Borneo FC

Liga Indonesia
Hasil Borneo FC Vs Persija: Kena Comeback, Macan Kemayoran Kalah 1-2

Hasil Borneo FC Vs Persija: Kena Comeback, Macan Kemayoran Kalah 1-2

Liga Indonesia
Tak Hanya Melatih, Ini Tugas Utama Rangnick di Man United Menurut Carragher

Tak Hanya Melatih, Ini Tugas Utama Rangnick di Man United Menurut Carragher

Liga Inggris
HT Borneo FC Vs Persija, Tandukan Marko Simic Bawa Macan Kemayoran Unggul

HT Borneo FC Vs Persija, Tandukan Marko Simic Bawa Macan Kemayoran Unggul

Liga Indonesia
Apa yang Membuat Messi Layak Difavoritkan sebagai Pemenang Ballon d'Or 2021?

Apa yang Membuat Messi Layak Difavoritkan sebagai Pemenang Ballon d'Or 2021?

Internasional
Man United Selama November 2021: Lini Depan Tumpul, Benteng Rapuh

Man United Selama November 2021: Lini Depan Tumpul, Benteng Rapuh

Liga Inggris
5 Klub dengan Gelar Ballon d'Or Terbanyak, Barcelona Rajanya

5 Klub dengan Gelar Ballon d'Or Terbanyak, Barcelona Rajanya

Internasional
Resmi Jadi Manajer Interim MU, Kapan Rangnick Bisa Debut Bareng Ronaldo dkk?

Resmi Jadi Manajer Interim MU, Kapan Rangnick Bisa Debut Bareng Ronaldo dkk?

Liga Inggris
Profil Ralf Rangnick: Pelopor Gegenpressing, Juru Taktik Anyar Man United

Profil Ralf Rangnick: Pelopor Gegenpressing, Juru Taktik Anyar Man United

Sports
Lionel Messi Sudah Dapat Ucapan Selamat Menang Ballon d'Or 2021

Lionel Messi Sudah Dapat Ucapan Selamat Menang Ballon d'Or 2021

Liga Lain
Link Live Streaming Borneo FC Vs Persija, Kick-off 20.45 WIB

Link Live Streaming Borneo FC Vs Persija, Kick-off 20.45 WIB

Liga Indonesia
Ralf Rangnick Pelatih Baru Man United, Tugas Berat dan Tantangan Si Bapak Gegenpressing

Ralf Rangnick Pelatih Baru Man United, Tugas Berat dan Tantangan Si Bapak Gegenpressing

Sports
Ralf Rangnick, Jam Hitung Mundur, dan Hukum 8 Detik

Ralf Rangnick, Jam Hitung Mundur, dan Hukum 8 Detik

Liga Inggris
Gala Siswa Indonesia 2021 Hasilkan 30 Pemain Potensial

Gala Siswa Indonesia 2021 Hasilkan 30 Pemain Potensial

Liga Indonesia
Kata-kata Ralf Rangnick Usai Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Man United

Kata-kata Ralf Rangnick Usai Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Man United

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.