Paolo Maldini: Saya Pecundang Terbesar Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 24/04/2020, 08:40 WIB
Paolo Maldini (tengah) memegang trofi juara Piala Super Eropa setelah AC Milan mengalahkan FC Porto di Stadion Louis II Monako, 29 Agustus 2003.
PASCAL GUYOT / AFPPaolo Maldini (tengah) memegang trofi juara Piala Super Eropa setelah AC Milan mengalahkan FC Porto di Stadion Louis II Monako, 29 Agustus 2003.

KOMPAS.com - Legenda AC Milan, Paolo Maldini, mengadakan sesi bincang-bincang dengan kompatriotnya, Christian Vieri, lewat Instagram. Pada diskusi tersebut, ia mengaku sebagai pemain yang paling banyak kalah sepanjang sejarah.

Paolo Maldini menjawab serangkaian pertanyaan Christian Vieri secara spontan dan blak-blakan.

Kepada mantan rekan setimnya di AC Milan dan Timnas Italia tersebut, Paolo Maldini mengaku masih banyak penyesalan sepanjang kariernya.

"Saya adalah pecundang terbesar sepanjang sejarah," tutur Paolo Maldini.

"Saya memenangi banyak hal, termasuk lima gelar Piala/Liga Champions, tetapi saya juga kalah di 3 final Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, 3 Piala Interkontinental, 1 Euro, 1 final Piala Dunia, dan 1 semifinal Piala Dunia," ujar pria yang mengoleksi 7 trofi Liga Italia bersama AC Milan itu lagi.

"Hal ini adalah bagian dari sepak bola, saya terima hal itu."

Baca juga: Kisah Materazzi Berlutut depan Ronaldo di Ruang Ganti Inter Milan

Maldini juga mengutarakan bahwa kekalahan dari Marseille di final Liga Champions 1993 merupakan hasil paling menyakitkan yang pernah ia terima.

Ketika itu, AC Milan merupakan favorit mengingat sebelumnya belum pernah ada klub Perancis yang pernah mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Akan tetapi, tim yang antara lain berisikan Maldini, Franco Baresi, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten ini harus menyerah lawan skuad asuhan Raymond Goethals tersebut.

"Mungkin momen terburuk adalah ketika kami kalah lawan Marseille. Kami tak layak kalah dan perasaan setelah peluit akhir berbunyi sangat tidak menyenangkan," tutur pria yang kariernya membentang antara 1984 dan 2009 tersebut.

Baca juga: Antonio Cassano: Saya adalah Bakat Terbesar yang Terbuang

"Seperti Roger Federer, ia sering dilihat sebagai petenis yang paling banyak kalah juga," tuturnya.

Paolo Maldini pun mengutarakan bahwa kalah atau menang merupakan hal lazim di dunia olahraga.

Oleh karena itu, ia mengajarkan hal ini kepada para buah hatinya.

"Anda belajar banyak dari pengalaman di sepak bola. Saya mengatakan kepada anak-anak saya bahwa semua pun pernah menderita di lapangan, bahkan Lionel Messi, Zinedine Zidane, atau Maradona sekali pun," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen MotoGP, Jadwal, dan Link Live Streaming GP Ceko

Klasemen MotoGP, Jadwal, dan Link Live Streaming GP Ceko

Motogp
Valentino Rossi di MotoGP Ceko: Kami Akan Coba Salip Mereka yang di Depan

Valentino Rossi di MotoGP Ceko: Kami Akan Coba Salip Mereka yang di Depan

Motogp
Kegembiraan Elkan Baggot yang Jadi Satu-satunya Pemain Keturunan di Timnas U-19 Indonesia

Kegembiraan Elkan Baggot yang Jadi Satu-satunya Pemain Keturunan di Timnas U-19 Indonesia

Liga Indonesia
Raih Pole MotoGP Ceko, Johann Zarco Bidik Podium, tetapi...

Raih Pole MotoGP Ceko, Johann Zarco Bidik Podium, tetapi...

Motogp
Peringatan Gennaro Gattuso untuk Andrea Pirlo yang Ditunjuk Jadi Pelatih Juventus

Peringatan Gennaro Gattuso untuk Andrea Pirlo yang Ditunjuk Jadi Pelatih Juventus

Sports
Top Skor Liga Champions - Lewandowski Dekati Rekor Ronaldo, Messi Tertinggal

Top Skor Liga Champions - Lewandowski Dekati Rekor Ronaldo, Messi Tertinggal

Sports
Sudah Waktunya Gareth Bale Tinggalkan Real Madrid

Sudah Waktunya Gareth Bale Tinggalkan Real Madrid

Liga Spanyol
Perjalanan Andrea Pirlo di Coverciano, Anggota Angkatan Legenda 2018

Perjalanan Andrea Pirlo di Coverciano, Anggota Angkatan Legenda 2018

Liga Italia
Meski Start dari Urutan Ke-10, Ada Satu Hal yang Buat Valentino Rossi Masih 'Pede' Bersaing di MotoGP Ceko

Meski Start dari Urutan Ke-10, Ada Satu Hal yang Buat Valentino Rossi Masih "Pede" Bersaing di MotoGP Ceko

Motogp
VIDEO - Lionel Messi Caci Maki Wasit Usai Laga Barcelona Vs Napoli

VIDEO - Lionel Messi Caci Maki Wasit Usai Laga Barcelona Vs Napoli

Sports
MotoGP Ceko 2020, Valentino Rossi Tak Yakin Bisa Raih Podium Ke-200

MotoGP Ceko 2020, Valentino Rossi Tak Yakin Bisa Raih Podium Ke-200

Motogp
Sesi Latihan Persib Dipastikan Tertutup dengan Pengawalan Ketat

Sesi Latihan Persib Dipastikan Tertutup dengan Pengawalan Ketat

Liga Indonesia
Ucapan Pirlo soal Ronaldo, Juventus, dan Trofi Liga Champions Setahun yang Lalu

Ucapan Pirlo soal Ronaldo, Juventus, dan Trofi Liga Champions Setahun yang Lalu

Sports
Tanpa Sebut Nama Sarri, Ronaldo Curhat Setelah Juventus Gugur di Liga Champions

Tanpa Sebut Nama Sarri, Ronaldo Curhat Setelah Juventus Gugur di Liga Champions

Liga Champions
Lewandowski Tak Tertarik Kejar Rekor Gol Ronaldo di Liga Champions

Lewandowski Tak Tertarik Kejar Rekor Gol Ronaldo di Liga Champions

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X