Kompas.com - 24/04/2020, 06:20 WIB

Setelah itu, Francesco Totti mengutarakan bahwa kekecewaan mengulang kejayaan scudetto bersama AS Roma membuat sang pemain sempat memikirkan transfer ke Real Madrid era Los Galacticos.

Francesco Totti turut membawa AS Roma menjuarai Serie A pada 2000-2001.

Baca juga: Kisah Materazzi Berlutut depan Ronaldo di Ruang Ganti Inter Milan

Akan tetapi, scudetto itu menjadi satu-satunya gelar liga Totti bersama Roma.

"Ada masa di mana saya hampir meninggalkan Roma untuk ke Real Madrid pada 2004-2005. Saya di ambang transfer itu, semua praktis sudah dilakukan," ujarnya.

"Saya ingin menjadi juara. Kami memenangi scudetto tetapi kalah dua berikutnya. Kemajuan kami melambat, jadi saya ingin kami membeli pemain-pemain juara dan mendatangkan pelatih yang bisa memenangi trofi. Saya melihat banyak masalah," tutur pencetak gol kedua terbanyak sepanjang sejarah Liga Italia dengan 260 gol tersebut.

"Akan tetapi, Franco Sensi (Presiden AS Roma) sudah seperti ayah dan saya memberi segalanya bagi dia," ujar Totti lagi.

Hubungan baik bersama Sensi ini tak sama dengan apa yang ia rasakan pada akhir kariernya dengan Presiden Jim Pallotta.

Kendati belum siap pensiun dan ingin menetap di klub sebagai direktur, Totti merasa Palotta mendorongnya keluar dari klub.

"Pallotta tak pernah mengatakan bahwa ia ingin memberi saya kontrak baru. Ia hanya memastikan bahwa saya mendapat pesan tersebut. Sungguh mengecewakan karena saya telah menyumbang banyak bagi Roma dan saya ingin mendapat respek lebih," tuturnya.

"Akhirnya telepon itu datang dan dunia di sekitar saya runtuh," lanjut pria yang identik dengna nomor punggung 10 tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022: Luis Enrique Tak Senang Meski Spanyol Lolos ke Babak 16 Besar

Piala Dunia 2022: Luis Enrique Tak Senang Meski Spanyol Lolos ke Babak 16 Besar

Internasional
Jepang Vs Spanyol, Peran 3 Pemain J League dalam Kemenangan Tim Samurai Biru

Jepang Vs Spanyol, Peran 3 Pemain J League dalam Kemenangan Tim Samurai Biru

Internasional
Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Pelajaran dan Tantangan untuk Indonesia

Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Pelajaran dan Tantangan untuk Indonesia

Internasional
Piala Dunia 2022, Pujian Pelatih Jepang Usai Kalahkan Spanyol 

Piala Dunia 2022, Pujian Pelatih Jepang Usai Kalahkan Spanyol 

Internasional
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022, Dibuka Belanda Vs Amerika Serikat

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022, Dibuka Belanda Vs Amerika Serikat

Internasional
Kosta Rika Vs Jerman: Stephanie Frappart Resmi Ukir Sejarah, 100 Persen Dipercaya

Kosta Rika Vs Jerman: Stephanie Frappart Resmi Ukir Sejarah, 100 Persen Dipercaya

Internasional
Cerita Robi Darwis Hadapi Negara-negara Eropa Selama TC Timnas U-20

Cerita Robi Darwis Hadapi Negara-negara Eropa Selama TC Timnas U-20

Liga Indonesia
Jepang Piala Dunia 2022: Raja Comeback, Tekuk Jerman-Spanyol, Kuasai Grup Neraka

Jepang Piala Dunia 2022: Raja Comeback, Tekuk Jerman-Spanyol, Kuasai Grup Neraka

Internasional
Piala Dunia 2022: Kontroversi Gol Kedua Jepang, Alasan Sah yang Buat Jerman Gugur

Piala Dunia 2022: Kontroversi Gol Kedua Jepang, Alasan Sah yang Buat Jerman Gugur

Internasional
Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Kans Korsel Susul Jepang, Ghana Vs Uruguay

Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Kans Korsel Susul Jepang, Ghana Vs Uruguay

Internasional
Gugur Cepat di Piala Dunia 2022, Bencana dan Pahit bagi Jerman

Gugur Cepat di Piala Dunia 2022, Bencana dan Pahit bagi Jerman

Internasional
Skuad Thailand untuk Piala AFF 2022, Teerasil Dangda Dipanggil

Skuad Thailand untuk Piala AFF 2022, Teerasil Dangda Dipanggil

Sports
Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

Internasional
Kisah Massimo Luongo, Pemain Australia Berdarah Sultan Indonesia di Piala Dunia

Kisah Massimo Luongo, Pemain Australia Berdarah Sultan Indonesia di Piala Dunia

Sports
Drama Kroasia Vs Belgia: Lukaku Mandul, VAR Batalkan Penalti Modric, Setan Merah Terpuruk

Drama Kroasia Vs Belgia: Lukaku Mandul, VAR Batalkan Penalti Modric, Setan Merah Terpuruk

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.