Kompas.com - 23/04/2020, 12:02 WIB
Selama kompetisi Liga 1 2020 diliburkan sementara akibat virus corona, Persebaya Surabaya tetap latihan online seminggu tiga kali. Dokumentasi PribadiSelama kompetisi Liga 1 2020 diliburkan sementara akibat virus corona, Persebaya Surabaya tetap latihan online seminggu tiga kali.


JAKARTA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya kembali menjalani latihan online. Ini dilakukan agar kekompakkan tim tetap terjaga.

Memang, sepanjang masa liburan ini, para pemain tim berjulukan Bajul Ijo tersebut lebih banyak melakoni latihan secara mandiri ketimbang latihan online.

Persebaya Surabaya pertama kali latihan secara online pada 10 April 2020 setelah selama 21 hari para pemain berlatih secara mandiri.

Baca juga: Kembali Latihan Online, Persebaya Surabaya Sesuaikan dengan Jadwal Puasa

 

Namun setelahnya, tidak ada kelanjutan dari program tersebut.

Pelatih fisik Gaselly Jun Panam mengkonfirmasi Persebaya Surabaya melakukan kembali latihan secara online.

Meskipun Persebaya Surabaya lebih banyak menerapkan latihan mandiri, Gaselly Jun Panam mengungkapkan bahwa antusias pemain dalam menjalankan program tidak pernah berkurang.

Bahkan dia mengaku selama ini tetap sibuk karena pemain rajin berkonsultasi secara pribadi mengenai program latihan yang dijalani.

“Hampir semua pemain melakukan itu, terkait pertanyaan seputar latihan untuk kebutuhan dia selama liburan, jadi tidak over,” katanya kepada Kompas.com.

“Jadi istilahnya evaluasi. Yang mana harus ditambah dan yang harus dikurangi selama latihan mandiri. Meskipun mereka sebetulnya bisa mengukur fisik masing-masing,” imbuh pelatih fisik asal Jakarta tersebut.

Baca juga: Lelang Jersey untuk Bantu Perangi Corona, Persebaya Store Gandeng Artis Ibu Kota

Di sisi lain, mantan pelatih fisik PS Tira Persikabo ini juga mengungkapkan pentingnya latihan secara online selama diberhentikan sementara kompetisi Liga 1 2020.

Menurutnya, ada beberapa keuntungan latihan online yang tidak bisa didapatkan saat latihan secara mandiri. Itu sangat penting karena berhubungan dengan kerja sama tim.

“Manfaat utama latihan online adalah memantau cara menjaga fisik mereka, juga menjaga chemistry mereka selama libur.”

“Kalau ada latihan bersama pasti semangat bersama tetap ada, apalagi bertemu dengan pemain satu tim lainnya, walaupun hanya di layar,” pungkas pelatih berusia 34 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X