Antonio Cassano: Lionel Messi adalah Federer, Jordan, dan Maradona

Kompas.com - 23/04/2020, 11:00 WIB
Kombinasi foto Cristiano Ronaldo (Real Madrid) dan Lionel Messi (Barcelona). AFP/GABRIEL BOUYSKombinasi foto Cristiano Ronaldo (Real Madrid) dan Lionel Messi (Barcelona).

KOMPAS.com - Mantan striker Timnas Italia, Antonio Cassano, memberi pendapatnya dalam perdebatan abadi soal Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.

Menurutnya, Cristiano Ronaldo adalah sosok yang berhasil memberikan dedikasi penuh kepada latihan agar ia bisa mencapai pusat dunia.

Namun, baginya Lionel Messi adalah talenta yang tak akan bisa kita lihat lagi di masa depan.

"Cristiano Ronado dibuat, Anda bisa melihat itu di media sosial ketika ia latihan di pusat kebugaran bersama anak-anaknya. Semua membicarakan dia tetapi diskusi soal Messi lebih sedikit," tutur pria yang kini berusia 37 tahun itu seperti dikutip dari Sky Italia.

"Bagi saya, Messi adalah Roger Federer, Michael Jordan, dan Diego Maradona, talenta murni yang tak akan pernah kita lihat lagi di dunia."

Baca juga: Kala Luis Milla Memilih Juan Mata Ketimbang Sergio Busquets di Olimpiade 2012

"Mereka adalah sosok-sosok yang punya talenta luar biasa sebagai hadiah dari alam."

Menurutnya, Lionel Messi masuk kelas tersendiri karena dapat mengangkat performa rekan-rekan setim walau mereka tak memiliki bakat alami sebagus dirinya.

"Messi dapat membuat pemain seperti Pedro, Dani Alves, Javier Mascherano, dan lain-lain menjadi seorang juara, ia membuat pemain berkembang lewat talenta alaminya," ujar mantan pemain Real Madrid tersebut.

Bagi Cassano, salah satu perbedaan Messi dan CR7 terletak dari cara kedua mega bintang ini mengaplikasikan pengaruh mereka ke tim.

Baca juga: Hernan Crespo Kenang Inter:10 Hari Setelah Beli Rumah di Milan, Saya Dijual

"Tujuan utama Ronaldo adalah mencetak gol, ia tak peduli dengan tim atau assist. Messi, di sisi lain, membuat Anda berkembang sebagai tim dan ia adalah idola saya," ujarnya.

Saking mengidolai Messi, Antonio Cassano bahkan memberikan nama Lionel untuk anak keduanya.

Putra yang lahir pada 2014 tersebut dinamakan Lionel "sebagai penghormatan terhadap pemain terhebat sepanjang masa, idola saya."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X