Kembali Latihan Online, Persebaya Surabaya Sesuaikan dengan Jadwal Puasa

Kompas.com - 22/04/2020, 05:00 WIB
Pelatih fisik Persebaya Surabaya Gaselly Jun Panam (kiri) saat memantau pemain berlatih. KOMPAS.com/Suci RahayuPelatih fisik Persebaya Surabaya Gaselly Jun Panam (kiri) saat memantau pemain berlatih.


JAKARTA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya menggelar kembali latihan online secara berkelompok. Latihan ini digelar berdekatan dengan awal puasa dan bulan Ramadhan.

Latihan online ini cukup mendadak karena berdekatan dengan awal Bulan Ramadhan yang jatuh pada Kamis 23 April ini.

Hal tersebut tentu bakal menjadi tantangan sendiri bagi pemain dan pelatih berlatih yang sedang berpuasa.

Menanggapi hal tersebut, pelatih fisik Gaselly Jun Panam mengatakan jadwal di bulan puasa akan disesuaikan kembali. 

Baca juga: Lelang Jersey untuk Bantu Perangi Corona, Persebaya Store Gandeng Artis Ibu Kota

“Jadwal di bulan puasa menyusul sambil menunggu penetapan awal puasa dari Pemerintah,” katanya kepada Kompas.com.

Ini adalah latihan online kedua bagi Persebaya Surabaya. Sebelumnya, tim pelatih Bajul Ijo sempat menjalankan latihan melalui panggilan video bersama pada 10 April lalu.

Kala itu, latihan dipimpin oleh pelatih fisik Persebaya Surabaya.

Kini, latihan online akan dilakukan secara berbeda. Tidak hanya lebih intens dari sebelumnya, latihan dipantau pelatih utama Aji Santoso.

“Latihan online masih kami lakukan, dibuat 3 kali seminggu. Senin, Rabu dan Jumat,” ucapnya.

Gaselly Jun Panam melanjutkan untuk materi tidak jauh berbeda dengan latihan online sebelumnya yang fokus memperbaiki fisik pemain.

Baca juga: Akun Instagram Mantan Kiper Persebaya Putri Diblokir Pemenang Lelang

Namun, kali ini akan ditambahkan dengan materi-materi teknik. Jadi, seperti simulasi latihan dilapangan sesungguhnya.

“Untuk materi, ada strength dan endurance, feeling bola,” tutur pelatih fisik berusia 34 tahun.

Latihan online ini agaknya tidak akan diikuti pemain secara lengkap, khususnya pemain asing.

Hanya Makan Konate legiun asing yang tetap bertahan di Indonesia, sementara Aryn Wiliams, David da Silva, dan Mahmoud Eid memutuskan mudik ke negara masing-masing.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X