Ian Rush Sudah Ancang-ancang untuk Rayakan Gelar Juara Liverpool

Kompas.com - 19/04/2020, 23:00 WIB
Legenda Liverpool Ian Rush berpose seusai memberikan coaching clinic kepada anak-anak di Lapangan Hoki, Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2013). Liverpool akan bertanding melawan tim Indonesia XI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Sabtu 20 Juli 2013. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Legenda Liverpool Ian Rush berpose seusai memberikan coaching clinic kepada anak-anak di Lapangan Hoki, Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2013). Liverpool akan bertanding melawan tim Indonesia XI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Sabtu 20 Juli 2013.

KOMPAS.com - Legenda The Reds, Ian Rush, sudah ancang-ancang untuk ikut merayakan gelar juara Liverpool musim ini.

"Jika Liverpool bermain di kandang dan mereka bisa memenangkan liga, saya ingin berada di sana. Bahka jika kami semua harus berjarak dua meter," tutur Ian Rush, kepada Mirror Sport.

Adapun Liverpool tinggal butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, musim 2019-2020.

Baca juga: Cara Unik Juergen Klopp Pertahankan Semangat Para Pemain Liverpool

Namun, kini kompetisi Liga Inggris tengah ditangguhkan akibat pandemi global Covid-19.

Melanjutkan Liga Inggris secara tertutup telah diperdebatkan sebagai solusi, tetapi Ian Rush kurang setuju dengan rencana tersebut.

Menurut pemain The Reds era 1980-an itu, memainkan pertandingan secara tertutup alias tanpa penonton, membuat sepak bola kurang bergairah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak pernah memainkan pertandingan secara tertutup, sehingga saya tidak tahu seperti apa rasanya," ucap Ian Rush.

"Saya tidak berpikir itu (pertandingan tanpa penonton) akan membawa keputusan terbaik."

"Bermain di depan 40.000 atau 50.000 penggemar membuat saya menjadi hidup," ujar juara Liga Champions dua kali itu.

Pertandingan tanpa penonton, lanjut Ian Rush, akan menurunkan standar pertandingan.

"Akan sulit untuk termotivasi, bahkan jika sesuatu harus diperjuangkan. Kerumunan (penggemar) membawa kegembiraan," kata dia.

Baca juga: Sebelum Gabung Chelsea, Mourinho Sempat Berkata Ya kepada Liverpool

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Sports
Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Sports
Profil Renshi Yamaguchi, Si Tukang Jagal Asal Jepang

Profil Renshi Yamaguchi, Si Tukang Jagal Asal Jepang

Sports
Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Liga Indonesia
Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Badminton
Permintaan Maaf dan Penjelasan LADI kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Permintaan Maaf dan Penjelasan LADI kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Badminton
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Diminta Selesaikan Tanggung Jawab dengan WADA

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Diminta Selesaikan Tanggung Jawab dengan WADA

Badminton
Catatan Skor Indonesia Saat Juara Piala Thomas, Akrab dengan Kemenangan Telak

Catatan Skor Indonesia Saat Juara Piala Thomas, Akrab dengan Kemenangan Telak

Sports
Jadwal Liga 2 2021-2022

Jadwal Liga 2 2021-2022

Sports
Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Badminton
Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Liga Indonesia
Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Sports
Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.