Kompas.com - 17/04/2020, 22:56 WIB
Toko official Merchandise Southampton ditutup di tengah penundaan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, akibat pandemi virus corona atau Covid-19. AFP/NAOMI BAKER / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFPToko official Merchandise Southampton ditutup di tengah penundaan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

LONDON, KOMPAS.com - Liga Inggris masih menanti waktu yang pas untuk memulai kembali kelanjutan kompetisi yang terhenti lantaran virus corona.

Hari ini, melalui telekonferensi, klub-klub bertemu namun belum menjumpai kata sepakat apakah laga akan dimulai lagi pada 30 Juni 2020.

Baca juga: Mario Balotelli Akui Dirinya Memiliki Kenangan Indah di Liga Inggris

Liga Premier Inggris ditunda sementara sejak 13 Maret 2020, tulis laman bangkokpost.com .

Papan informasi di dekat Tottenham Hotspur Stadium di London pada 15 Maret 2020 menunjukkan jadwal pertandingan Liga Inggris yang ditunda karena penyebaran virus corona.AFP/TOLGA AKMEN Papan informasi di dekat Tottenham Hotspur Stadium di London pada 15 Maret 2020 menunjukkan jadwal pertandingan Liga Inggris yang ditunda karena penyebaran virus corona.

Namun begitu, pada pertemuan hari ini, 20 klub tidak membicarakan sisa 92 laga.

Masih terlihat adanya kecemasan jika kelanjutan liga tidak terwujud karena virus corona.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Markas Liverpool, Stadion AnfieldAFP/CHRISTOPHER FURLONG / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP Markas Liverpool, Stadion Anfield

Jika hal itu terjadi, Liga Premier akan berpotensi kehilangan dana 1 miliar poundsterling atau setara dengan 1,2 miliar dollar AS.

Sementara itu, Inggris masih dalam kondisi lockdown hingga 7 Mei 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X