Persib Bandung Ikhlas Bila Kompetisi Terpaksa Dihentikan Total

Kompas.com - 15/04/2020, 07:00 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAManajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kompetisi musim 2020 terancam dihentikan karena pandemi wabah virus corona.

Saat ini, seluruh kompetisi resmi sepak bola Indonesia tengah ditangguhkan penyelenggaraannya, tak terkecuali kompetisi strata utama, Liga 1.

Rencananya, penangguhan diberlakukan hingga 29 Mei mendatang. Setelah masa penangguhan selesai, nasib kompetisi domestik Indonesia pun akan diputuskan.

Dilanjutkan atau diberhentikan total adalah dua opsi yang bisa diambil kelak, tergantung situasi dan kondisi di dalam negeri.

Baca juga: Respons Cristiano Ronaldo Saat Tahu Martunis Lelang Jersey Miliknya

Kompetisi bisa kembali dilanjutkan dengan catatan, wabah virus corona yang saat ini merebak di Indonesia mereda pada akhir Mei.

Namun keputusan pemberhentian total akan diambil bila sampai batas waktu tersebut wabah virus corona belum juga mereda.

PSSI saat ini tengah menyiapkan berbagai opsi. Terutama, opsi bila kompetisi terpaksa harus dihentikan.

Salah satunya dengan menggelar turnamen pengganti kompetisi pada akhir tahun mendatang.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menyambut baik rencana tersebut. Umuh mengatakan, sejatinya dia masih berharap kompetisi musim ini berlanjut.

Hanya saja, dia legawa bila kompetisi dihentikan. Terlepas dari itu, Umuh tak memungkiri, Persib akan mengalami kerugian dari dihentikannya kompetisi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X