Kompas.com - 14/04/2020, 21:20 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria. KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANASekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

KOMPAS.com - Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi pengganti Ratu Tisha di posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI.

Ratu Tisha mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI pada Senin (13/4/2020).

Hal itu diumumkan Ratu Tisha Destria lewat unggahan video berdurasi 1 menit 45 detik di akun Instagram pribadinya.

Melalui video itu, Ratu Tisha menceritakan pengalaman selama menjabat Sekjen PSSI sejak Juli 2017.

Baca juga: Soal Proses Pengganti Ratu Tisha, Ini Kata Waketum PSSI

Tak lupa lewat unggahannya, Ratu Tisha berpesan agar masyarakat Indonesia tidak lelah mendukung sepak bola nasional.

“Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepak bola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar dan selalu ada jalan bagi yang tidak pernah lelah berusaha,” tulis penggalan kalimat Ratu Tisha di akun Instagram @ratu.tisha, Senin (13/4/2020).

Seusai menyatakan mundur, banyak pihak mulai menanyakan siapa pengganti Ratu Tisha di posisi Sekjen PSSI?

Baca juga: PSSI Belum Tunjuk Pengganti Ratu Tisha

Berbagai persyaratan perlu dipersiapkan jika nanti PSSI sudah mendapatkan kadidat pengganti Ratu Tisha di posisi Sekjen.

Adapun proses menjadi sekjen tercantum dalam Statuta PSSI 2019 pasal 61 ayat 2.

Sekretaris Jenderal harus ditunjuk berdasarkan perjanjian yang diatur oleh hukum privat dan harus memenuhi kriteria dan kualifikasi profesional yang dapat dibuktikan dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel,” tulis isi Statuta PSSI pasal 61 ayat 2.

Kemudian dalam Statuta PSSI 2019 pasal 61 ayat 3 dijelaskan tugas dan tanggung jawab sebagai Sekretaris Jenderal, di antaranya:

  1. Melaksanakan keputusan yang disahkan oleh Kongres PSSI dan komite eksekutif sesuai dengan arahan dari ketua umum.
  2. Menghadiri Kongres PSSI dan rapat yang diselenggarakan oleh komite eksekutif, komite tetap serta komite Ad-Hoc.
  3. Mengatur penyelenggaraan Kongres PSSI dan pertemuan komite eksekutif dan badan-badan lain.
  4. Menyusun berita acara rapat pada Kongres PSSI, komite eksekutif, komite tetap, dan komite Ad-Hoc.
  5. Mengelola dan memelihara rekening bank PSSI dengan sebaik-baiknya.
  6. Surat menyurat atau korespodensi resmi PSSI.
  7. Menjaga hubungan baik dengan anggota PSSI, Asosiasi Provinsi PSSI, asosiasi kabupaten, asosiasi kota, komite-komite, FIFA, AFC dan AFF.
  8. Mengatur Kesekretariatan Jenderal.
  9. Pengangkatan dan pemberhentian staf yang bekerja di Sekretariat Jenderal tanpa campur tangan pihak luar.
  10. Mengusulkan staf untuk membantu ketua umum kepada ketua umum.

Terlepas dari siapa calon Sekjen PSSI yang baru, Ratu Tisha meninggalkan catatan karier  bagus.

Baca juga: Pengganti Ratu Tisha di Posisi Sekjen PSSI Butuh Proses Panjang

Salah satunya, Ratu Tisha sukses membawa Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2021.

Selain itu, Ratu Tisha juga menjadi wanita pertama yang ditunjuk sebagai Wakil Presiden AFF (Federasi Sepak bola ASEAN) periode 2019-2023.



Sumber PSSI
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X