Dampak Covid-19 bagi Charis Yulianto, Rindu Pimpin Latihan Arema FC

Kompas.com - 14/04/2020, 10:40 WIB
Mantan pemain Arema FC yang juga sekaligus asisten pelatih intuí musim 2020, Charis Yulianto. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUMantan pemain Arema FC yang juga sekaligus asisten pelatih intuí musim 2020, Charis Yulianto.


KOMPAS.com - Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengakui sangat merindukan kegiatan di lapangan.

Charis Yulianto mengungkapkan bahwa dirinya sangat merindukan rutinitas ketika memberikan instruksi kepada para pemain.

Namun, dia mengakui bahwa hal tersebut tidak bisa dilakukan mengingat pandemi virus corona yang sudah merebak di berbagai negara dunia, termasuk Indonesia.

Pandemi virus corona atau Covid-19 kini tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia.

Baca juga: Kelahiran Buah Hati Kiper Arema FC di Tengah Pandemi Virus Corona

Pandemi global tersebut membuat liga-liga sepak bola di dunia dihentikan sementara, termasuk kompetisi Liga 1.

Liga 1 dan Liga 2 telah diberhentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut diambil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, dan surat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Dampak pandemi virus corona tersebut sangat dirasakan oleh Charis Yulianto.

Eks palang pintu timnas Indonesia itu mengaku sudah rindu untuk kembali melatih anak asuhnya.

"Ya pastinya sudah rindu suasana latihan. Tidak hanya dengan staf pelatih, tentunya juga dengan seluruh elemen," kata Charis Yulianto yang dikutip dari BolaSport.com.

Halaman:


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X