Kompas.com - 13/04/2020, 17:26 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destri saat mendampingi konferensi pers perdana pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy di Jakarta, Kamis (24/1/2019). Doc.PSSISekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destri saat mendampingi konferensi pers perdana pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

KOMPAS.com - Ratu Tisha Destria mundur dari jabatan Sekretaris Jenderal PSSI, Senin (13/4/2020).

Jabatan Sekjen PSSI sudah diemban Ratu Tisha sejak Juli 2017.

Ratu Tisha ketika ditunjuk langsung menciptakan sejarah sebagai sekjen perempuan pertama dalam sejarah PSSI.

Ratu Tisha ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI periode 2016-2020, Edy Rahmayadi, untuk menggantikan Adi Wellington.

Ketika Edy Rahmayadi mundur pada Januari 2019 dan digantikan Mochamad Iriawan (November, 2019), Ratu Tisha masih dipercaya menjabat Sekjen PSSI.

Baca juga: Breaking News, Ratu Tisha Resmi Mundur dari PSSI

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nama Ratu Tisha mulai dikenal sepak bola Indonesia ketika menjadi Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelor Trisula Semesta.

PT GTS adalah perusahaan yang membuat Indonesia Soccer Championship 2016, kompetisi yang berlangsung ketika PSSI dibekukan FIFA.

Kecintaan Ratu Tisha terhadap sepak bola sudah mulai tumbuh sejak sekolah hingga masa kuliah di Institut Teknologi Bandung, terutuma untuk urusan manajerial.

Lulus dari ITB pada 2008, Ratu Tisha melanjutkan pendidikannya dengan mengambil program Master di FIFA lima tahun berselang.

Ratu Tisha termasuk ke dalam 28 orang yang lolos seleksi FIFA dari 6.000 lebih pendaftar di seluruh dunia.

Baca juga: Pesan Sang Ayah yang Bikin Ratu Tisha Berani di Sepak Bola Indonesia

Selama satu setengah tahun, Ratu Tisha memperoleh pendidikan seperti Sport Humanity hingga Hukum Olahraga dan lulus menempati peringkat tujuh dari 28 orang.

Bermodal pengalaman dan pendidikan, Ratu Tisha memberanikan diri mengikuti seleksi Sekjen PSSI pada tahun 2017 dan pada akhirnya terpilih.

Selama menjabat sekjen, Ratu Tisha kerap berbicara dan sangat perhatian terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.

Pada tahun pertama kepengurusan Ratu Tisha sebagai sekjen, PSSI mengeluarkan filosofi sepak bola Indonesia (Filanesia).

Baca juga: Pesan Penting Ayah Ratu Tisha Sebelum Meninggal Dunia

Filanesia bisa dikatakan seperti kurikulum pembinaan pemain usia muda hingga profesional di Indonesia.

Pada awal tahun 2018, Ratu Tisha dan PSSI membuat gebrakan dengan mewajibkan seluruh tim Liga 1 memiliki akademi usia muda untuk mengikuti kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

Sejauh ini, EPA sudah memiliki tiga kompetisi untuk usia yang berbeda, yakni U-16, U-18, dan U-20.

Kehadiran EPA ini kemudian diseleraskan dengan program hasil kerja sama PSSI dengan Mola TV, Garuda Select.

Baca juga: Seperti Iwan Bule, Ratu Tisha Juga Minta Hentikan Ujaran Kebencian

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berpose dengan Shin Tae-yong dan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto serta Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria pada sesi perkenalan pria asal Korea Selatan tersebut sebagai pelatih baru Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Kab Bogor, Sabtu (28/12/2019).KOMPAS.com/Farahdilla Puspa Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berpose dengan Shin Tae-yong dan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto serta Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria pada sesi perkenalan pria asal Korea Selatan tersebut sebagai pelatih baru Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Kab Bogor, Sabtu (28/12/2019).

 

Selain pembinaan usia dini, Ratu Tisha juga berperan penting terhadap bergulirnya Liga 1 putri 2019.

Ini adalah kali pertama dalam sejarah Indonesia memiliki kompetisi sepak bola putri. Pada musim pertama, Liga 1 putri 2019 diikuti oleh 10 tim.

Di level internasional, prestasi Ratu Tisha juga tidak main-main.

Pada Juni 2019, Ratu Tisha terpilih menjadi salah satu Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) periode 2019-2023.

Ratu Tisha juga menciptakan sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat Wakil Presiden dalam sejarah AFF.

Tidak lama berselang, Ratu Tisha resmi dipilih oleh Federasi Sepak Bola Asia ( AFC) sebagai anggota Komite Kompetisi.

Lagi-lagi, Ratu Tisha menciptakan sejarah menjadi orang Indonesia pertama yang menduduki posisi itu.

Empat bulan berselang, Ratu Tisha dan tim PSSI berhasil membawa Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Baca juga: Ratu Tisha Ungkap Terobosan PSSI soal Wasit

Salah satu faktor penting terpilihnya Indonesia adalah presentasi Ratu Tisha saat proses bidding di Shanghai, China.

Indonesia saat itu terpilih setelah mengalahkan Peru dan Brasil yang juga mengajukan diri.

Salah satu prestasi terbaik Ratu Tisha selama menjabat Sekjen PSSI adalah membawa Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2021.

Puncaknya, pada November 2019, Ratu Tisha mewakili PSSI menerima penghargaan Federasi Sepak Bola Terbaik di Asia Tenggara versi AFF di Hanoi, Vietnam.

Berikut adalah biodata singkat Ratu Tisha Destria:

Tempat/Tanggal/Lahir: Jakarta, 30 Desember 1985

Pendidikan:
- SDN 02 Pagi Pesanggrahan, Jakarta
- SMP 177 Jakarta
- SMA 8 Jakarta
- Jurusan Matematika, Institut Teknologi Bandung (ITB), 2008
- Program Master, FIFA 2013-2015

Karier:
- Tim Manajerial Persatuan Sepak Bola ITB, Bandung
- Pendiri LabBola, 2008
- Direktur Kompetisi Torabika Soccer Championships, 2016
- Sekjen PSSI 2017-2020
- Wakil Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) 2019-2023

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

International Youth Championship 2021 Tak Jadi Dimulai pada 4 Desember

International Youth Championship 2021 Tak Jadi Dimulai pada 4 Desember

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persija Vs Persikabo, Kickoff 20.45 WIB

Link Live Streaming Persija Vs Persikabo, Kickoff 20.45 WIB

Liga Indonesia
Jelang Piala AFF, Shin Tae-yong Masih Menanti 4 Pemain di Latihan Timnas

Jelang Piala AFF, Shin Tae-yong Masih Menanti 4 Pemain di Latihan Timnas

Liga Indonesia
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, 6.000 Kursi Tak Terpakai

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, 6.000 Kursi Tak Terpakai

Sports
Makanan dari Panitia Piala AFF Tuai Keluhan, Asisten Shin Tae-yong Sebut Pelayanan Tak Manusiawi

Makanan dari Panitia Piala AFF Tuai Keluhan, Asisten Shin Tae-yong Sebut Pelayanan Tak Manusiawi

Liga Indonesia
Ralf Rangnick Ungkap Caranya untuk Menangani Ronaldo di Man United

Ralf Rangnick Ungkap Caranya untuk Menangani Ronaldo di Man United

Liga Inggris
BWF World Tour Finals: Gagal ke Semifinal, Praveen/Melati Akui Lawan Lebih Siap

BWF World Tour Finals: Gagal ke Semifinal, Praveen/Melati Akui Lawan Lebih Siap

Badminton
Kisah Alfred Riedl dan Timnas Indonesia di Piala AFF

Kisah Alfred Riedl dan Timnas Indonesia di Piala AFF

Sports
Skuad Singapura untuk Piala AFF 2020

Skuad Singapura untuk Piala AFF 2020

Sports
Hasil BWF World Tour Finals, Praveen/Melati Gagal Melaju ke Semifinal

Hasil BWF World Tour Finals, Praveen/Melati Gagal Melaju ke Semifinal

Badminton
Piala AFF 2020, Ini Menu Makanan yang Dikeluhkan Timnas Indonesia dan Vietnam

Piala AFF 2020, Ini Menu Makanan yang Dikeluhkan Timnas Indonesia dan Vietnam

Liga Indonesia
Greysia/Apriyani dan Laeni Ratri Oktila Menjadi Pemain Terbaik 2021

Greysia/Apriyani dan Laeni Ratri Oktila Menjadi Pemain Terbaik 2021

Badminton
Hasil Persik Vs Persita, Macan Putih Kembali ke Jalur Kemenangan

Hasil Persik Vs Persita, Macan Putih Kembali ke Jalur Kemenangan

Sports
Piala AFF 2020, Timnas Indonesia Keluhkan Porsi Makanan

Piala AFF 2020, Timnas Indonesia Keluhkan Porsi Makanan

Liga Indonesia
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, China Masih Menghadapi Pandemi Corona

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, China Masih Menghadapi Pandemi Corona

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.