Rahmad Darmawan Masih Wajibkan Pemain Madura United Setor Video

Kompas.com - 13/04/2020, 16:00 WIB
Kebiasaan Madura United sebelum dan sesudah bertanding berkumpul di tengah lapangan. KOMPAS.com/Suci RahayuKebiasaan Madura United sebelum dan sesudah bertanding berkumpul di tengah lapangan.


BANGKALAN, KOMPAS.com - Setelah PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi Shopee Liga 1 2020 hingga 29 Mei, klub-klub mulai membebaskan para pemain dari latihan secara daring.

Semua pemain dirumahkan dengan hanya diberikan program-pogram latihan rutin yang wajib dilakukan setiap harinya.

Madura United juga menerapkan hal serupa. Namun, pelatih Rahmad Darmawan masih mewajibkan anak asuhnya untuk menyetor video mereka berlatih.

Baca juga: Kisah Koordinator Panitia Lokal Madura United di Tengah Covid-19

 

Hal itu bertujuan untuk mengontrol kualitas latihan pemain.

"Semua diperlakukan sama untuk pemain, mereka harus mengirimkan video latihan kepada kami," kata Rahmad Darmawan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski tetap mewajibkan memberikan laporan harian berupa video latihan, pelatih yang biasa disapa RD itu mengatakan latihan kali ini tidak seketat latihan di lapangan.

Dia menyadari ada beberapa hal yang harus dimaklumi karena latihan dilakukan secara mandiri oleh pemainnya.

Akan tetapi, Rahmad Darmawan tetap memberikan peringatan-peringatan jika ada latihan yang kurang sesuai dengan arahan tim pelatih.

"Tidak ada evaluasi karena kami memaklumi keterbatasan tempat latihan dan jangkauan jarak tempat latihan atau sarana latihan, membuat pemain berbeda dalam aktivitas latihannya," ucap pelatih berusia 53 tahun itu.

"Tetapi, kami terus berkomunikasi agar jangan terlalu kurang dan jangan kelebihan," kata RD melanjutkan.

Menurut Rahmad, hal terpenting adalah menjaga komunikasi dengan pemain.

Baca juga: Rahmad Darmawan Minta Pemain Muda Madura United Belajar dari Seniornya

 

Komunikasi menjadi poin krusial untuk menjaga mental pemain tetap bagus selama libur kompetisi.

Dengan berkomunikasi, anggota tim lain juga bisa saling mendukung satu sama lain.

"Kami komunikasi lewat Whatsapp. Situasi sulit pastinya, ini semua pasti pengalaman yang pertama. Sudah kompetisi ditunda, juga tidak bisa latihan bersama-sama," kata Rahmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X