Kompas.com - 13/04/2020, 11:10 WIB
Mantan kiper Chelsea, Peter Bonetti, saat melakoni laga yang mempertemukan legenda Inggris vs Italia, 1 November 2017 silam. AFP/BEN BORG CARDONAMantan kiper Chelsea, Peter Bonetti, saat melakoni laga yang mempertemukan legenda Inggris vs Italia, 1 November 2017 silam.

KOMPAS.com - Mantan kiper Chelsea, Peter Bonetti, meninggal dunia pada usia 78 tahun karena penyakit yang sudah lama dideritanya, pada Minggu (12/4/2020) waktu setempat.

Peter Bonetti didaulat sebagai salah satu kiper terbaik Chelsea sepanjang masa.

Peter Bonetti mencatatkan 729 penampilan bersama Chelsea dengan mengawali debutnya melawan Manchester City pada April 1960, dan penampilan terakhirnya bersama The Blues saat menantang Arsenal saat Mei 1979.

Dia merupakan pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak kedua dalam sejarah The Blues dan hanya kalah dari mantan kapten Chelsea, Ron Harris.

Bonetti juga mencatatkan rekor 208 laga tanpa kebobolan alias clean sheet, dan baru dipecahkan oleh Petr Cech pada 2014.

Baca juga: Mantan Kiper Chelsea Meninggal Dunia, Petr Cech Beri Penghormatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria kelahiran London itu sempat pindah ke St Louis Stars dan bermain di sana sekitar sembilan bulan sebelum memutuskan kembali ke Stamford Bridge.

Bonetti kemudian hengkang dari Chelsea pada 1979 dan melanjutkan kariernya di Dundee United dan Woking FC hingga akhirnya memutuskan gantung sepatu.

Mengutip BBC, Bonetti dijuluki sebagai 'The Cat' karena kelincahannya sebagai seorang penjaga gawang.

Kelincahan itu menutupi "kekurangan" pada postur tubuh Bonetti yang cuma 180 sentimeter, tinggi badan yang sebenarnya tak terlalu ideal untuk seorang kiper.

Bonetti juga berkontribusi dalam kemenangan Piala FA pertama bagi Chelsea setelah mengalahkan Leeds United pada 1969.

Penampilan briliannya juga membantu klub kembali ke papan atas klasemen Liga Inggris 1963 setelah sempat terdegradasi pada musim sebelumnya.

Bersama Chelsea, Bonetti telah meraih beberapa gelar juara meliputi Piala FA, Piala Winner, Piala Liga, dan juara divisi kedua Liga Inggris.

BBC menyebutkan Peter Bonetti juga berstatus sebagai pemain timnas Inggris saat negara tersebut memenangi Piala Dunia 1966.

Namun, Bonetti tidak pernah tampil sekalipun karena dinilai kalah bersaing dengan kiper timnas Inggris saat itu, Gordon Banks.

Bonetti pun kemudian unjuk gigi dan tampil sebanyak tujuh kali bersama timnas Inggris pada Piala Dunia 1970. Sayangnya, Inggris kala itu dikalahkan Jerman Barat dengan skor 2-4.

Meski tak begitu moncer di timnas Inggris, Bonetti tetap menjadi salah satu penjaga gawang terbaik Chelsea.

Piala FA 1969-1970, Momen Terbaik Peter Bonetti

Dalam laman resmi klub, Chelsea menyebut final Piala FA musim 1969-1970 melawan Leeds United sebagai salah satu pertandingan terbesar Peter Bonetti.

Partai final Piala FA musim tersebut berakhir imbang dengan kedudukan 2-2 dan akhirnya kedua tim harus tanding ulang untuk menentukan pemenangnya.

Pada laga final kedua, Chelsea menang 2-1 atas Leeds United lewat perpanjangan waktu dan sukses mengklaim trofi Piala FA pertamanya.

Chelsea mengatakan, kala itu Peter Bonetti membuat beberapa penyelamatan spektakuler pada pertandingan final pertama yang berlangsung di Stadion Wembley.

Ia pun tetap tampil maksimal pada final kedua di Stadion Old Trafford, meskipun pada waktu yang sama juga harus berjuang melawan cederanya.

Bonetti mengingat laga itu sebagai pertandingan dengan permainan fisik paling keras dalam kariernya.

"Final Piala FA itu adalah dua dari sekian pertandingan penting dalam sejarah Chelsea, sejauh yang saya ketahui," kata Peter Bonetti dalam wawancara pada 2010 lalu.

Baca juga: Chelsea dan Man United Harus Lolos ke Liga Champions jika Inginkan Sancho

"Saya tidak terlalu merujuk pada insiden lutut Mick Jones yang menyentuh lututku karena saya pikir itu tidak sengaja."

"Yang saya maksud soal permainan fisik paling keras karena kedua tim sama-sama ingin menang dan akhirnya bermain dengan sangat agresif," tutut Bonetti melanjutkan.

Setelah memutuskan gantung sepatu pada 1986, Peter Bonetti mengaku bersyukur telah memenangi banyak gelar juara bersama Chelsea.

"Itu adalah kali pertamanya klub memenangi Piala FA," ucap Bonetti merujuk pada kemenangan Chelsea atas Leeds pada final Piala FA 1969.

"Ada begitu banyak pemain yang menjalani karier sepak bolanya tanpa memenangi apapun. Jadi, saya menganggap diri saya beruntung karena bisa meraih banyak hal," tuturnya.



Sumber BBC,Chelsea
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Liga Indonesia
Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Liga Indonesia
Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Sports
Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Internasional
Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Sports
Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Sports
Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Liga Italia
Arema FC Melempem di Liga 1 2021, Manajemen Ancam Pecat Pelatih

Arema FC Melempem di Liga 1 2021, Manajemen Ancam Pecat Pelatih

Liga Indonesia
Nova Arianto Bantah Hari Nur Yulianto Dipanggil ke Timnas Indonesia

Nova Arianto Bantah Hari Nur Yulianto Dipanggil ke Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Profil 4 Pemain Asing Bali United untuk Liga 1 2021-2022

Profil 4 Pemain Asing Bali United untuk Liga 1 2021-2022

Sports
Top Skor Liga Spanyol, Benzema dan Vinicius Tinggalkan Trio Barcelona

Top Skor Liga Spanyol, Benzema dan Vinicius Tinggalkan Trio Barcelona

Liga Spanyol
Fiorentina Vs Inter Milan, Nerazzurri Tanpa 3 Pilar ke Artemio Franchi

Fiorentina Vs Inter Milan, Nerazzurri Tanpa 3 Pilar ke Artemio Franchi

Liga Italia
Luciano Spalletti dan Cinta yang Membawa Napoli Melaju Sempurna

Luciano Spalletti dan Cinta yang Membawa Napoli Melaju Sempurna

Sports
Legenda Man United Nilai Jesse Lingard Layak Tampil 45 Kali Semusim

Legenda Man United Nilai Jesse Lingard Layak Tampil 45 Kali Semusim

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.