Saat Mesut Oezil Menyerah Jadi Pesepak Bola dan Pilih Tenis Meja...

Kompas.com - 12/04/2020, 19:33 WIB
Gelandang Arsenal, Mesut Oezil, merayakan gol yang dicetak ke gawang Leicester City dalam laga Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris pada 22 Oktober 2018.
AFP/GLYN KIRKGelandang Arsenal, Mesut Oezil, merayakan gol yang dicetak ke gawang Leicester City dalam laga Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris pada 22 Oktober 2018.

KOMPAS.comMesut Oezil merupakan salah satu gelandang serang hebat yang pernah dilihat oleh penggemar sepak bola pada era modern.

Namun, hal tersebut hampir tidak pernah terjadi. Sebab, eks gelandang serang tim nasional Jerman itu mengungkap fakta mengejutkan yang tidak diketahui banyak orang.

Gelandang Arsenal itu mengakui bahwa dirinya pernah menyerah untuk menjadi atlet sepak bola ketika masih remaja.

Mesut Oezil mengatakan, dia saat itu menyerah untuk menjadi pemain sepak bola dan lebih tertarik memilih olahraga tenis meja.

Baca juga: Cari Pengganti Pioli, AC Milan Incar Mantan Pelatih Arsenal

"Saya pandai bermain tenis meja. Bermain di sekolah ketika saya berusia 11 atau 12 tahun dan berhasil mengalahkan semua orang di turnamen pertama saya," kata Oezil dikutip dari Marca.

"Ketika itu, saya menyerah untuk sepak bola selama tiga bulan dan lebih fokus ke tenis meja," ucapnya.

Namun, Oezil akhirnya memutuskan tetap untuk melanjutkan bermain sepak bola.

"Saya pikir bukan itu yang ingin saya lakukan dengan masa depan saya," ucap Oezil.

"Saya sangat membutuhkan sepak bola. Saya tidak akan mengatakan, saya merasa tidak suka dengan sepak bola, hanya saja saya lebih menikmati tenis meja saat itu," tuturnya.

Baca juga: Kalahkan Man United di Stadion Wembley, Momen Terbaik bagi Pedro...

Mesut Oezil yang kini berusia 31 tahun tidak salah memutuskan untuk melanjutkan karier sebagai pesepak bola profesional.

Sebab, dia telah berhasil memenangi berbagai gelar bersama klub maupun tim nasional.

Di level klub, Mesut Oezil berhasil mengantarkan FC Schalke 04 (Bundesliga U19), Werder Bremen, Real Madrid, dan Arsenal menjadi juara di level domestik.

Baca juga: Andrey Arshavin: Mesut Oezil Tak Punya Masa Depan di Arsenal

Selain sukses di level klub, Oezil juga sukses bersama tim nasional Jerman, baik level junior maupun senior.

Selama membela tim nasional Jerman baik level junior dan senior, Mesut Oezil berhasil mengantarkan negaranya menjadi juara Piala Eropa atau Euro U21 pada 2009 dan Piala Dunia 2014.



Sumber Marca
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X