Tercatat sebagai Pasien Terinfeksi Corona Pertama di Jepang, Ini Pesan Presiden JFA

Kompas.com - 12/04/2020, 18:59 WIB
Ketua Federasi Sepak Bola Jepang (JFA), Kozo Tashima (kiri) bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino (kanan). AFP/ LIONEL BONAVENTUREKetua Federasi Sepak Bola Jepang (JFA), Kozo Tashima (kiri) bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino (kanan).

TOKYO, KOMPAS.com - Kozo Tashima tak akan pernah melupakan perjalanannya pada Februari tahun ini.

Sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), dirinya bertandang ke Eropa dan Amerika Serikat.

Baca juga: Tak Ada Tiket Laga Kandang Dijual oleh Klub Liga Jepang Ini

"Saya mengikuti proses untuk mengusulkan Jepang sebagai tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola Putri," katanya.

Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim 2015. Jalu Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim 2015.

Kozo mengakui, dirinya termasuk orang yang rajin menjaga kebersihan diri.

Bahkan, setiap dalam perjalanan ke mana pun, dia selalu membawa hand sanitizer.

"Saya juga tiap kali mencuci tangan," tuturnya.

Penyerang Yokohama Marinos, Marquinho (18) mencetak gol ke gawang David de Gea dalam laga persahabatan melawan Manchester United di Stadion Nissan, Yokohama, Jepang. Dalam laga itu, Setan Merah takluk 2-3 dari tim tuan rumah.TOSHIFUMI KITAMURA / AFP Penyerang Yokohama Marinos, Marquinho (18) mencetak gol ke gawang David de Gea dalam laga persahabatan melawan Manchester United di Stadion Nissan, Yokohama, Jepang. Dalam laga itu, Setan Merah takluk 2-3 dari tim tuan rumah.

Demam

Para pemain Kashiwa Reysol merayakan gol Masato Kudo (kiri) pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions lawan Jeonbuk Hyundai, Rabu (22/5/2013). Kashiwa akhirnya menang 3-2 dan lolos ke perdelapan final dengan keunggulan agregat 5-2.AFP/YONHAP Para pemain Kashiwa Reysol merayakan gol Masato Kudo (kiri) pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions lawan Jeonbuk Hyundai, Rabu (22/5/2013). Kashiwa akhirnya menang 3-2 dan lolos ke perdelapan final dengan keunggulan agregat 5-2.

Usai menjalankan tugasnya ke Eropa dan AS, Kozo pulang ke Jepang.

"Di rumah saya merasa demam tapi tidak batuk," tuturnya.

Pemain Urawa Reds, Yuki Muto (kanan), melakukan selebrasi bersama rekan setimnya, Takuya Aoki, setelah mencetak gol ke gawang Kawasaki Frontale dalam pertandingan perempat final Liga Champions Asia di Stadion Todoroki, Kawasaki, 23 Agustus 2017.
KAZUHIRO NOGI/AFP Pemain Urawa Reds, Yuki Muto (kanan), melakukan selebrasi bersama rekan setimnya, Takuya Aoki, setelah mencetak gol ke gawang Kawasaki Frontale dalam pertandingan perempat final Liga Champions Asia di Stadion Todoroki, Kawasaki, 23 Agustus 2017.

Menurut Kozo, dirinya mengalami pneumonia setelah memeriksakan diri ke dokter.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kyodo News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X