Usai Juara Liga Champions, Liverpool Masih Bisa Raih Banyak Prestasi

Kompas.com - 12/04/2020, 17:20 WIB
Manajer Liverpool asal Jerman Juergen Klopp merayakan trofi Liga Champions setelah memenangi pertandingan final antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019. AFP/OSCAR DEL POZOManajer Liverpool asal Jerman Juergen Klopp merayakan trofi Liga Champions setelah memenangi pertandingan final antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019.

KOMPAS.com - Liverpool dinilai mampu meraih banyak kesuksesan setelah memenangi Liga Champions musim 2018/2019.

Hal itu diungkapkan oleh pemain Liverpool, Xherdan Shaqiri.

Xherdan Shaqiri meyakini Liverpool berpotensi menjadi tim dengan kekuatan yang lebih bagus setelah menikmati tahun-tahun hebat pada 2019, termasuk mengklaim trofi Liga Champions.

Liverpool dinobatkan sebagai juara Liga Champions keenam kalinya setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 0-2 pada partai final yang digelar di Madrid, Spanyol.

Kemenangan tersebut sekaligus mengobati kegagalan pasukan Juergen Klopp meraih trofi Liga Inggris musim 2018/2019.

Baca juga: "Mantra" Juergen Klopp Buat Naby Keita Berkembang di Liverpool

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pernyataan Shaqiri pun dibuktikan dengan dominasi Liverpool pada kompetisi Liga Inggris musim ini.

Meski sudah tersingkir dari perburuan gelar Liga Champions musim ini, Liverpool hanya butuh dua kemenangan lagi untuk meraih gelar juara Liga Inggris.

The Reds, julukan Liverpool, kini berada di puncak klasemen Liga Inggris dengan koleksi 82 poin dari 27 kemenangan, satu kali imbang, dan sekali kalah.

"Itu adalah tahun yang sangat tidak bisa kami percaya. Sangat disayangkan tim kehilangan trofi liga, tetapi luar biasa karena Liverpool memenangi Liga Champions," kata Xherdan Shaqiri mengingat momen Liverpool pada 2018.

"Anda tidak akan pernah melupakan momen semacam ini. Bisa merayakan sesuatu yang besar bersama penggemar adalah perasaan yang sungguh menakjubkan."

Baca juga: Dulu Polos soal Medali, Kali Ini Mane Ikhlas Liverpool Tak Juara Liga Inggris

"Potensi tim untuk bisa meraih kesuksesan lainnya sangat kuat. Akan tetapi, kami tetap harus waspada dan bermain sebagus mungkin supaya tetap berada di level tertinggi kami untuk benar-benar mencapai keberhasilan yang lebih besar," tutur dia.

Sementara itu, Liga Inggris masih ditangguhkan dan baru akan kembali dilanjutkan jika situasi benar-benar aman.

Inggris saat ini menjadi negara kelima di Eropa dengan kasus virus corona tertinggi.

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, hingga Minggu (14/4/2020) pagi WIB, ada 79.883 kasus dengan 9.875 kematian dan 622 orang dinyatakan pulih.

Kondisi tersebut kemudian membuat Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Greg Clarke, khawatir Premier League musim ini tidak bisa dilanjutkan dan diselesaikan.

Sempat ada perbincangan soal nasib Liverpool jika Liga Inggris dihentikan.

Baca juga: Bek Watford Ingin Liga Inggris Diakhiri dan Gelar Diberikan kepada Liverpool

Namun, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, secara tersirat menjamin gelar Liga Inggris musim ini akan menjadi milik Liverpool.

Ceferin menilai Liverpool pasti akan menjadi juara entah itu setelah Liga Inggris dilanjutkan ataupun tidak.

"Saya tidak bisa membayangkan Liverpool akan mengakhiri musim ini tanpa gelar (Liga Inggris)," kata Ceferin.

"Jika kompetisi kembali dilanjutkan, Liverpool hampir pasti menjadi juara," ujar dia menambahkan.

"Namun, jika pada akhirnya kompetisi tidak bisa dilanjutkan, kami menyarankan setiap liga mengumumkan tim juara masing-masing," ujar Ceferin menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.