Bagi Man United, Liverpool Batal Juara Liga Inggris adalah Berkah

Kompas.com - 10/04/2020, 21:50 WIB
Mohamed Salah tertunduk dalam laga Watford vs Liverpool pada pekan ke-28 Liga Inggris 2019-2020. AFP/JULIAN FINNEY / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGESMohamed Salah tertunduk dalam laga Watford vs Liverpool pada pekan ke-28 Liga Inggris 2019-2020.

KOMPAS.com - Mantan bek Manchester United, Rafael da Silva, berharap Liga Inggris musim ini dibatalkan sehingga Liverpool batal juara.

Pendapat Rafael da Silva ini didasari oleh rivalitas panjang Liverpool dan Man United dalam sejarah sepak bola Inggris.

Rafael menilai jika Liverpool menjadi juara, eksistensi Man United sebagai tim terbaik Liga Inggris akan terancam.

"Semua orang berbicara tentang menyudahi Liga Inggris musim ini. Itu akan menyakitkan untuk Liverpool, tapi bagi kami (Man United) akan sangat baik," ujar Rafael dikutip dari situs Goal.

"Keberhasilan meraih gelar Liga Inggris ke-20 adalah momen paling sepsial saya di Man United. Kami juara dan melewati koleksi Liverpool (19)," ujar Rafael menambahkan.

Baca juga: Dulu Polos soal Medali, Kali Ini Mane Ikhlas Liverpool Tak Juara Liga Inggris

Man United terakhir kali juara juara Liga Inggris pada musim 2012-2013 bertepatan dengan momen Sir Alex Ferguson pensiun.

Gelar ke-20 itu membuat Man United menggeser Liverpool sebagai tim terbaik dalam sejarah Liga Inggris.

Kini ambisi Liverpool untuk menyamai raihan trofi Man United harus tertunda. Liga Inggris saat ini ditangguhkan sejak 13 Maret 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Saat ditunda pada pekan ke-29, Liverpool untuk sementara memimpin klasemen Liga Inggris dengan koleksi 82 poin.

Liverpool unggul 25 poin atas juara bertahan Man City di urutan kedua yang baru bermain 28 kali.

Baca juga: Liga Inggris Mungkin Tidak Bisa Selesai, Liverpool Gagal Juara?

Terkini, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, memberi pernyataan yang membuat fans Liverpool bisa bernapas lega.

Ceferin menilai Liverpool kemungkinan besar akan tetap menjadi juara Liga Inggris entah itu kompetisi dilanjutkan atau tidak.

Selain itu, Aleksander Ceferin juga menyebut seluruh kompetisi di Eropa kemungkinan akan dilanjutkan paling lambat akhir Mei sampai maksimal Juni 2020.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X