Pengatur Serangan Timnas Sepak Bola Putri China Siap Berlatih Kembali

Kompas.com - 08/04/2020, 20:03 WIB
Orang-orang mengenakan masker sampai di Stasiun Kereta Hankou, Wuhan, untuk menumpang kereta pertama setelah pemerintah mencabut lockdown guna menangkal virus corona pada 8 April 2020. Sudah 76 hari warga ibu kota Hubei tersebut dikarantina demi mencegah penyebaran wabah. AFP/NOEL CELISOrang-orang mengenakan masker sampai di Stasiun Kereta Hankou, Wuhan, untuk menumpang kereta pertama setelah pemerintah mencabut lockdown guna menangkal virus corona pada 8 April 2020. Sudah 76 hari warga ibu kota Hubei tersebut dikarantina demi mencegah penyebaran wabah.

BEIJING, KOMPAS.com - Pandemi corona yang kian mereda di China membuat pengatur serangan timnas sepak bola putri China siap kembali berlatih.

Menurut laman xinhuanet.com, Wang Shuang tertahan di Wuhan, kota kali pertama di China yang terkena wabah corona sejak Januari 2020.

Baca juga: Kebahagiaan dan Kelegaan Warga Wuhan Setelah Lockdown Virus Corona Dicabut

Wang Shuang, kelahiran 23 Januari 1995 ini meninggalkan Wuhan dan bertolak menuju Shuzu di timur laut China.

Di kota itu, timnas putri memang tengah berlatih.

Wang Shenchao mengawal Gareth Bale saat laga uji coba antara timnas China dan Wales di Guangxi, Kamis (2/3/2018). AFP Wang Shenchao mengawal Gareth Bale saat laga uji coba antara timnas China dan Wales di Guangxi, Kamis (2/3/2018).

Sebelumnya, Wuhan mengalami protokol lockdown selama 76 hari.

Bersama dengan dua orang rekan dalam timnas itu, Wang terpaksa tinggal di Wuhan sejak 23 Januari 2020 untuk memutus mata rantai persebaran virus corona.

Warga menggunakan masker saat melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.

Wang Shuang tak tertera namanya dalam daftar 23 pemain putri China oleh Asosiasi Sepak Bola China (CFA) sejak Maret lalu untuk persiapan kualifikasi Olimpiade 2020 saat berlaga melawan Korea Selatan.

Tanpa Wang, timnas putri China memenangi fase pertama kualifikasi melawan Thailand dan Taiwan.

Timnas putri China akan berhadapan dua kali pada babak playoff melawan Korea Selatan pada 4 dan 9 Juni 2020.



Sumber Xinhuanet
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X