Menpora Italia Luncurkan BLT di Tengah Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 08/04/2020, 18:45 WIB
Para pemain AC Milan, Simon Kjaer, Zlatan Ibrahimovic, dan Theo Hernandez, memberi tepuk tangan usai laga Liga Italia antara Milan dan Brescia di Stadion Mario Rigamonti, Brescia, Sabtu (25/1/2020) dini hari WIB. AFP/MIGUEL MEDINAPara pemain AC Milan, Simon Kjaer, Zlatan Ibrahimovic, dan Theo Hernandez, memberi tepuk tangan usai laga Liga Italia antara Milan dan Brescia di Stadion Mario Rigamonti, Brescia, Sabtu (25/1/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Perdana Menteri Italia, Vincenzo Spadafora, mengutarakan bahwa Pemerintah perlu bantuan dari semua stakeholder olahraga untuk melawan pandemi virus corona. Ia juga melancarkan program BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada mereka yang paling rentan di dunia olahraga Negeri Pizza.

Vincenzo Spadafora mengutarakan hal tersebut lewat laman Facebook-nya. 

"Sejak awal gawat darurat ini kami langsung bekerja untuk dunia olaharaga. Sebagai langkah darurat bagi para kolaborator olahraga, semua yang terlibat di olahraga tetapi tak terkena sorotan, kami hanya bisa menyediakan 50 juta euro sejauh ini," tulisnya, seperti dikutip dari Calciomercato.

"Namun, saya telah memulai langkah untuk menutupi dana buat bulan Maret dan April. Hal ini tidak mudah. Kami perlu 500 juta euro untuk dua bulan ini saja tetapi ada komitmen maksimum dan saya berencana untuk bekerja secepat mungkin," tuturnya.

Baca juga: Damiano Tommasi Bahas Situasi Genting di Serie C dan Serie D

"Kami bekerja siang dan malam hari. Anda tak bisa mengatakan saya bersantai, saya tak tidur sejak hari pertama pandemi dimulai karena kami menyadari dengan cepat bahwa ini adalah sesuatu yang lebih besar dari diri kami masing-masing."

Spadafora lalu mengkritik para federasi dan asosiasi olahraga setempat yang tak punya data mengenai para kolaborator olahraga yang terdampak oleh pandemi ini.

"Kami meminta data, berapa jumlah mereka yang terkena dampak ini dan berpotensi kehilangan pekerjaan. Tak ada federasi yang telah memberi angka-angkanya. Dunia ini tak banyak dilihat dan setelah gawat darurat ini berlalu, suatu reformasi perlu diberikan untuk memberi para pekerja olahraga perlindungan dan jaminan," tuturnya.

Ia mengutarakan bahwa kelancaran pemberian bonus adalah komitmen dari Kemenpora Italia.

Namun, ia mengutarakan agar federasi-federasi olahraga terkait juga berkomitmen agar mendukung asosiasi amatir dari berbagai disiplin olahraga di situasi luar biasa ini.

Baca juga: Ketum PSSI Bicara Soal Pemotongan Gaji dan Kesejahteraan Pemain di Tengah Pandemi Virus Corona

"Komitmen semua pihak dibutuhkan. Negara dan Pemerintah sendiri tak akan bisa menemukan sumber daya yang diperlukan dan kami perlu bantuan semua pihak di problema ini," tuturnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X