Jika Status Darurat Covid-19 Belum Dicabut, Liga 1 Tak Bisa Dilanjutkan

Kompas.com - 08/04/2020, 17:20 WIB
Pemain Arema FC Dendi Santoso dijaga ketat pemain Persib Bandung Esteban Viscarra pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Arema FC Dendi Santoso dijaga ketat pemain Persib Bandung Esteban Viscarra pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore.

KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) belum memutuskan kapan perhelatan Liga Indonesia, termasuk Liga 1, akan dimulai kembali.

PSSI mengatakan, perhelatan Liga Indonesia bergantung pada status darurat Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI yang diadakan secara teleconference pada Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Ketum PSSI Bicara Soal Pemotongan Gaji dan Kesejahteraan Pemain di Tengah Pandemi Virus Corona

"Apabila Covid-19 berhenti sampai 29 Mei 2020, maka liga akan bergulir lagi mulai 1 Juli. Ada waktu enam bulan untuk menyelesaikan kompetisi," ucap Mochamad Iriawan.

"Namun kalau pemerintah belum mencabut status darurat Covid-19, maka kami tidak bisa melanjutkan."

"Itu pun ada opsi kalau September selesai, akan izin pemerintah akan diadakan kompetisi khusus," ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Iwan Bule menambahkan, pihaknya juga sempat mempertimbangkan menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tanpa penonton.

"Pernah menyampaikan opsi ini, FIFA juga telah memberikan surat. Pilihan ke masing-masing federasi negara dengan memperhatikan kesehatan. Tapi karena ODP (Orang Dalam Pengawasan) meningkat terus, hingga kami memberhentikan (kompetisi) akhirnya," kata Iwan Bule.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X