Ketum PSSI Bicara Soal Pemotongan Gaji dan Kesejahteraan Pemain di Tengah Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 08/04/2020, 15:15 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat memberi arahan di rapat luar biasa yang dihadiri pengurus PT LIB serta manajer tim Liga 1 dan Liga 2 di Hotel Fairmount, Senin 16 Maret 2020. DOK. PSSIKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat memberi arahan di rapat luar biasa yang dihadiri pengurus PT LIB serta manajer tim Liga 1 dan Liga 2 di Hotel Fairmount, Senin 16 Maret 2020.

Menurut Riza, dengan hanya dibayarkan 25 persen dari gaji yang seharusnya, para pemain akan menjadi pihak yang paling dirugikan.

Baca juga: Ide Iker Casillas untuk Sepak Bola Eropa Dimentahkan Presiden LaLiga

Namun, Mochamad Iriawan menegaskan pada Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR bersama dengan PBSI (bulu tangkis) dan PABBSI (angkat berat, binaraga, dan angkat besi).

Pada rapat telekonferensi tersebut, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini mengatakan kalau keputusan pemgangkasan gaji pemain dari PSSI merupakan bentuk kesepakatan.

"Gaji 25 persen dalam Keadaan Kahar, sudah diskusi dengan pemilik klub dan disepakati semua. Tentunya ada yang 1-2 tidak menyepakati, Persita Tangerang hanya 10 persen dan ini akan jadi perhatian serta berkomunikasi," tuturnya seperti dikutip dari notulensi rapat yang didapatkan KOMPAS.com.

"Klub lain rata-rata menyepakati, meski kalau ada gugatan dari pemain, kami akan membantu hukumnya."

Iwan Bule juga menegaskan peran klub dalam memastikan kesejahteraan pemain dan melakukan tindakan antisipatif di situasi tanpa kompetisi ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagi pelatih timnas kami sudah memberikan asuransi. Ini jadi bentuk antisipasi kami," tuturnya.

"Pemain bola ada di klub-klub, jadi itu tanggung jawab maksimal klub terkait kesejahteraan, kesehatan, dan lain sebagainya."

"Bagi Force Majeure, terkait gaji sudah melalui pengkajian karena sudah melakukan perhitungan modal pemilik klub. Klub Liga 1 dan Liga 2 sudah melakukan tes terkait virus corona dan asupan pemain disediakan masing-masing klub," lanjut Iwan Bule lagi.

Baca juga: Tak Takut UEFA, Liga Belgia Pertanyakan Arti Solidaritas di Tengah Pandemi Covid-19

Iwan juga menjelaskan mengenai rencana dana bantuan FIFA sebesar 2,7 miliar dolar AS atau setara 44 triliun rupiah yang akan dibagikan kepada anggotanya yang terpukul akibat pandemi virus corona.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.