Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masa Karantina Segera Berakhir, Kondisi Wander Luiz Semakin Membaik

Kompas.com - 07/04/2020, 17:20 WIB
Kontributor Bola, Septian Nugraha,
Nugyasa Laksamana

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Masa karantina penyerang Persib Bandung, Wander Luiz, akan segera berakhir.

Setelah dinyatakan positif terpapar virus corona, Wander Luiz langsung menjalani karantina mandiri di kediamannya.

Dokter tim Persib, Rafi Ghani, mengatakan bahwa masa karantina Luiz akan berakhir pada 8 April.

Pasalnya, pemain asal Brasil itu sudah melakukan karantina sejak 26 Maret.

 

Baca juga: Tips Olahraga di Rumah saat Pandemi Corona Ala Kapten Persib

Setelah itu, Luiz akan menjalani tes Covid-19 kedua untuk memastikan apakah dia benar-benar sudah sembuh atau belum.

"Isolasi Luiz akan berakhir tanggal 8 (April), dihitung dari pertama dia ketahuan kena (virus corona) tanggal 26 (Maret). Setelah itu, akan ada tes kedua untuk dia. Rencananya tanggal 9 atau 10 (April)," kata Rafi.

Lebih lanjut, Rafi mengatakan bahwa kondisi Luiz semakin membaik.

Selain itu, penyerang 28 tahun itu sangat disiplin dalam menjalani proses karantinanya. Rafi optimistis, bila hasil tes kedua Luiz hasilnya akan negatif dan bisa dinyatakan sembuh.

"Saya optimis pada pemeriksaan kedua setelah isolasi mereka negatif. Insyaallah, karena sejauh ini dia melakukan program dengan sangat baik dan dari komunikasi saya setiap hari, tidak ada keluhan. Artinya dia dalam kondisi yang sehat," tutur Rafi.

"Tetapi, biasanya setelah isolasi mandiri 14 hari dan tidak bergejala saat diperiksa lagi, hasilnya negatif."

Luiz tidak sendiri dalam menjalani masa karantinanya, dia juga ditemani oleh sang ayah, meski hasil test dari ayahnya itu belum keluar.

Meski begitu, Rafi menegaskan kondisi ayahnya Luiz pun cukup bagus. Artinya, tidak ada keluhan sakit.

Sama halnya dengan Luiz, ayahnya pun akan menjalani tes Covid-19 kedua. Rafi pun yakin, hasil test ayahnya Luiz akan negatif.

"Kondisi ayahnya pun tidak ada masalah. Dia tidak ada gejala demam, pilek atau batuk. Sehat sama seperti Luiz," tutur Rafi.

"Sejauh ini, keduanya sangat koperatif dalam menjalani isolasi mandiri dan sangat disiplin, sampai-sampai tidak meninggalkan tempat isolasi," kata dia.

Andai dalam tes tersebut keduanya dinyatakan negatif Covid-19, Luiz dan ayahnya bisa pulang ke Brasil.

Baca juga: Robert Alberts Sebut Penangguhan Liga 1 Bisa Pengaruhi Performa Persib

Hanya saja, Rafi belum bisa memastikan apakah keduanya bisa pergi ke Brasil atau tidak, karena dalam situasi seperti ini, setiap negara memiliki aturan atau kebijakan tersendiri terhadap pendatang yang masuk ke wilayah mereka.

"Kalau negatif. Tentu bisa pulang ke Brasil. Tetapi kita tidak tahu aturan dari negaranya karena beberapa negara tertentu ada yang bilang kalau ada yang datang dari negara pandemi, di sananya akan dikarantina lagi," ucap Rafi.

"Tetapi untuk di Brasil tidak tahu akan seperti apa. Atau hanya bekal surat kami di sini, kami tidak tahu aturannya," tutur Rafi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com