Pemain Arema FC Tak Lagi Wajib Kirim Video Latihan Mandiri

Kompas.com - 06/04/2020, 23:59 WIB
Pemain asing Arema FC Elias Alderete saat Liga 1 2020 pekan ketiga melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain asing Arema FC Elias Alderete saat Liga 1 2020 pekan ketiga melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore.

KOMPAS.com - Para pemain Arema FC sudah tidak lagi diwajibkan untuk mengirim video latihan mandiri.

Hal itu disampaikan oleh asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto.

Arema FC memang meliburkan agenda tim dan meminta Jonathan Bauman dkk berlatih secara mandiri di rumah masing-masing karena pandemi virus corona

Langkah itu dilakukan seiring dengan keputusan PSSI yang menunda Shopee Liga 1 2020 hingga 29 Mei 2020 akibat virus corona.

Baca juga: Setelah Pandemi Berakhir, Kiper Arema FC Diharapkan Tampil dengan Kekuatan Baru

Arema pun menginstruksikan para pemainnya untuk mengirim video latihan mandiri kepada manajemen untuk dipantau dan dievaluasi oleh staf pelatih.

Latihan online Arema FC terbagi menjadi dua kategori. Yang pertama latihan secara mandiri, kedua, latihan dengan pengawasan pelatih via video call grup.

Pada latihan mandiri, pemain akan diberikan program latihan yang wajib dilaksanakan dalam satu sesi tanpa pengawasan pelatih.

Pemain wajib merekam semua kegiatan latihan yang nantinya disetorkan kepada tim pelatih.

Namun, sekarang para pemain Arema tidak lagi diwajibkan untuk mengirim video latihan mandiri ke tim pelatih.

Asisten pelatih, Charis Yulianto, mengatakan hal itu dilakukan karena para pemain Singo Edan, julukan Arema, telah memahami program latihan yang disusun oleh tim pelatih selama jeda kompetisi.

Meski demikian, Charis tidak membatasi jika pemainnya ingin melakukan kontak dengan pelatih untuk menanyakan hal yang belum dimengerti.

Baca juga: Pelatih Kiper Arema FC Pilih Tetap Bertahan di Indonesia

"Tidak diwajibkan (kirim video). Kami berikan program (latihan) buat mereka agar tetap menjalankan latihan untuk menjaga kondisi mereka masing-masing," tutur Charis dilansir Bolasport.com dari Surya.

"Namun, mungkin ada beberapa pemain yang melakukan video call dengan pelatih fisik," ujarnya.

"Karena jika ada pemain yang belum paham dengan program kami, saya harap mereka bisa menghubungi coach Marcos (pelatih fisik) agar bisa dipandu dengan beliau," kata Charis.

Charis menambahkan, para pemain tetap diharapkan rajin berlatih secara mandiri meski tidak lagi diwajibkan mengirim video.



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X