UEFA Bantah Liga Champions dan Liga Europa Harus Selesai Agustus

Kompas.com - 06/04/2020, 00:20 WIB
Logo resmi UEFA DOK. Twitter UEFA/twitter.com/uefaLogo resmi UEFA

KOMPAS.com - UEFA membantah kabar yang menyebut Presiden Aleksander Ceferin menginginkan Liga Champions dan Liga Europa musim ini harus selesai pada 3 Agustus 2020.

Kabar itu sebelumnya ditulis oleh salah satu media Jerman, ZDF, yang berisi pernyataan langsung dari Ceferin.

Namun, isu itu langsung dibantah oleh UEFA. Dalam pernyataan resminya, UEFA belum menentukan tanggal resmi kapan Liga Champions dan Liga Europa harus selesai.

UEFA bahkan membuka kemungkinan melanjutkan selruh kompetisi Eropa musim ini sampai akhir Agustus 2020.

"Ceferin sangat jelas belum menentukan tanggal pasti untuk akhir musim ini. UEFA saat ini sedang menganalisis semua opsi untuk menyelesaikan kompetisi domestik yang ditunda," tulis pernyataan UEFA dikutip dari situs Gianluca Di Marzio.

"Prioritas utama adalah tetap menjaga kesehatan publik. Opsi saat ini yang dipelajari adalah melanjutkan kompetisi pada Juli dan Agustus jika memungkinkan. Semua tergantung dari tanggal mulai dan izin otoritas setiap negara," tulis pernyataan resmi UEFA.

Baca juga: Tak Takut UEFA, Liga Belgia Pertanyakan Arti Solidaritas di Tengah Pandemi Covid-19

Sebelumnya, UEFA telah menunda Euro 2020 serta membekukan Liga Champions dan Liga Europa untuk memberi kesempatan setiap negara menyelesaikan kompetisi domestik.

Euro 2020 ditunda sampai 2021 sementara Liga Champions dan Liga Europa distop hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Terkait dengan kelanjutan kompetisi domestik, UEFA memiliki tiga rencana yakni melanjutkan pada pertengahan Mei, awal Juni, atau akhir Juni.

Meski demikian, UEFA tidak menutup kemungkinan membatalkan seluruh kompetisi musim ini jika pada akhirnya pandemi virus corona semakin memburuk.

Baca juga: Serie A dan UEFA Akan Bahas Jadwal Ulang Kompetisi dan Bursa Transfer

Ceferin baru-baru ini juga memperingatkan negara-negara di Eropa untuk tidak membuat keputusan sepihak terkait kelanjutan kompetisi domestik.

Peringatan itu dikeluarkan Ceferin setelah Liga Belgia atau Jupiler Pro League berencana tidak melanjutkan kompetisi musim ini yang tersisa delapan pertandingan lagi.

Ceferin mengancam Liga Belgia tidak akan mendapat jatah tampil di Liga Champions dan Liga Europa musim depan jika rencana itu disahkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X