Kompetisi Dihentikan, PSSI Kaji Penyesuaian Gaji Pelatih Timnas Indonesia

Kompas.com - 05/04/2020, 19:50 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand.


KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah mengkaji penerapan penyesuaian gaji para pelatih tim nasional Indonesia pada masa penangguhan kompetisi akibat pandemi virus corona.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melalui situs resmi pada Minggu (5/4/2020).

Iriawan menjelaskan penyesuaian gaji dilakukan bukan hanya kepada pelatih kepala, tetapi juga di jajaran staf timnas Indonesia.

"PSSI sedang mengkaji penerapan penyesuaian gaji para staf pelatih timnas Indonesia baik senior maupun kelompok umur," kata Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan.

Baca juga: PSSI Pertimbangkan Potong Gaji Shin Tae-yong di Tengah Virus Corona

"Kami akan berbicara dengan para pelatih untuk teknis ini."

"Saat ini, kegiatan timnas Indonesia, kompetisi, dan lainnya tidak bisa digelar karena efek pandemi virus corona. Kami harap segera berakhir dan situasi bisa berjalan normal kembali," tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PSSI menilai penyesuaian gaji pelatih timnas dan klub wajar dilakukan karena kegiatan dan kompetisi saat ini tidak berjalan.

Hal itu dilakukan untuk menekan anggaran yang keluar pada masa penangguhan kompetisi saat ini.

Sebelumnya, PSSI menerbitkan Surat Keputusan tertanggal 27 Maret 2020, yang membahas perpanjangan masa penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Bersamaan dengan itu, PSSI juga mengeluarkan beberapa poin, di antaranya adalah penetapan besaran gaji pemain selama jeda kompetisi.

Dalam poin tersebut disebutkan bahwa pihak klub hanya berkewajiban membayar gaji para pemain Liga 1 dan Liga 2 sebesar 25 persen.

PSSI juga sudah menghentikan segala aktivitas timnas Indonesia berbagai kelompok umur.

Baca juga: Asisten Shin Tae-yong Positif Covid-19, PSSI Ikuti Semua Prosedur

Kompetisi Shopee Liga 1 2020, Liga 2, dan sejumlah kegiatan organisasi juga sudah dihentikan sementara.

Sejatinya, timnas Indonesia seharusnya melakukan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand, UEA, dan Vietnam memasuki bulan Maret hingga April.

Namun, akibat pandemik virus corona di berbagai negara, FIFA mengundurkan semua pertandingan yang ada, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dua agenda yang juga terdampak wabah virus corona ialah ajang Piala AFF U16 dan Piala Asia U16 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber PSSI
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.