Karyawan Liverpool Tetap Dapat Gaji Penuh meski Liga Inggris Libur

Kompas.com - 05/04/2020, 14:40 WIB
Penggemar The Reds membentangkan syal pada laga Norwich City vs Liverpool pada pekan ke-26 Liga Inggris 2019-2020. AFP/CATHERINE IVILL / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGESPenggemar The Reds membentangkan syal pada laga Norwich City vs Liverpool pada pekan ke-26 Liga Inggris 2019-2020.
|

Namun, terdapat hal unik terkait pemberian hak berupa gaji secara penuh untuk para karyawan yang dilakukan Liverpool.

Kebijakan ini diambil dengan beberapa klub lain seperti Newcastle United dan Tottenham Hotspur dengan anjuran Pemerintah Inggris.

Baca juga: Cerita Prank Valentino Rossi Tipu Wartawan soal Toko Ayam Osvaldo

Bertajuk The Coronavirus Job Retention, merupakan salah satu upaya Pemerintah Inggris melindungi para pekerja di negara tersebut di tengah pandemi virus corona.

Skema ini membuat para pekerja dilarang bekerja untuk para atasan, tetapi tetap mendapat 80 persen gaji, nominal maksimal 2.400 pound selama tiga bulan ke depan.

Liverpool dan klub lain yang turut serta dalam kebijakan ini hanya akan membayar 20 persen dari total gaji yang diberikan untuk para karyawan.

Kebijakan ini diambil setelah pihak klub mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, terkait pemotongan gaji karyawan. (Eko Isdiyanto)

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X